Agustusan, Dua Warga Ngajum Asyik Cap Jie Kie

Kedua bandar judi Cap Jie Kie bersama dengan barang bukti diamankan Polres Malang.

MALANG – Arena judi jenis, di Dusun Sendang, Desa/Kecamatan Ngajum, Minggu (30/8) malam lalu digrebek Tim Buser Polres Malang. Dalam penggrebekan itu, polisi mengamankan dua orang warga Desa Ngajum, yang diketahui sebagai kasir dan bandar judi. Mereka adalah Zainul Arifin, 37 tahun serta Dul Samad, 54 tahun.
Selain mereka berdua, polisi juga mengamankan barang bukti berupa perangkat alat judi serta uang sebesar Rp 193 ribu. Keduanya dijerat dengan pasal 303 KUHP tentang perjudian, dengan ancaman hukuman 5 tahun kurungan penjara.
Kanit Idik I Reskrim Polres Malang, Iptu Indra T Herlambang, mengatakan penggrebekan judi Cap Jie Kie tersebut berawal dari laporan masyarakat. Warga meresahkan adanya perjudian di acara pertunjukkan kesenian kuda lumping. Apalagi, kegiatan tersebut adalah rangkaian untuk memeriahkan kemerdekaan RI.
Berangkat dari informasi itulah, Tim Buser Polres Malang langsung melakukan penyelidikan. Begitu judi Cap Jie Kie itu benar adanya, petugas langsung menggrebek dan menangkap keduanya.
“Sebetulnya yang bermain judi Cap Jie Kie banyak orang. Namun para penombok ini, kabur begitu mengetahui kedatangan kami. Kami hanya fokus menangkap penyelenggara judi tersebut, yaitu kasir serta bandarnya,” terang Indra T Herlambang.
Sementara itu, dalam pemeriksaan penyidik keduanya mengatakan tidak setiap hari menggelar judi Cap Jie Kie tersebut. Arena judi hanya digelar ketika ada kegiatan selama bulan Agustus ini.
“Judi Cap Jie Kie ini, tidak setiap hari kami gelar. Hanya ketika ada kegiatan pertunjukkan atau keramaian saja. Sebelum ditangkap itu, kami baru sekitar sejam menggelar judi, kemudian langsung ditangkap,” tutur kedua tersangka.(agp/aim)