Sepasang Kekasih Ditangkap Beli SS

Sepasang kekasih yang ditangkap karena menjadi budak narkotika jenis sabu-sabu ditangkap petugas.
 
MALANG – Bendera perang terhadap peredaran narkotika di wilayah Kabupaten Malang terus dikibarkan Satuan Reskoba Polres Malang. Mengingat masih maraknya peredaran barang haram. Kamis lalu, dua budak narkotika jenis sabu-sabu (SS) berhasil ditangkap petugas Reskoba Polres Malang.
Tersangkanya adalah sepasang kekasih, yaitu Didik, 21 tahun, warga Dusun Mangir, Desa Mangunrejo, Kepanjen serta kekasihnya Lusi, 19 tahun, warga Desa Cungkal, Kecamatan Kalipare. Keduanya diringkus petugas di pinggir Jalan Tunas Kelapa, Desa Karangkates, Kecamatan Sumberpucung.
“Selain mereka berdua, kami juga mengamankan barang bukti sepoket SS dibungkus plastik transparan, yang disembunyikan di dalam bungkus rokok,” ujar Kasatreskoba Polres Malang, AKP Samsul Hidayat kepada Malang Post, kemarin.
Menurut Samsul, penangkapan kedua budak narkotika ini, berdasarkan informasi masyarakat bahwa di pingir Jalan Tunas Kelapa, Desa Karangkates, Sumberpucung kerap dijadikan lokasi transaksi narkoba. Berdasarkan informasi tersebut, polisi lantas melakukan penyelidikan. Selanjutnya berdasarkan ciri-ciri yang diterima, petugas berhasil menangkap keduanya. Saat itu mereka baru saja membeli SS.
“Awalnya ketika akan kami amankan, keduanya ini sempat mengelak membawa narkotika. Namun setelah kami geledah dan ditemukan barang bukti SS di saku tersangka Lusi, mereka tidak lagi bisa mengelak,” tutur mantan Kanitreskrim Polsek Singosari ini.
Akibat perbuatannya itu, keduanya dijerat dengan pasal 112 Undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika. Ancaman hukumannya minimal empat tahun kurungan penjara dan maksimal 12 tahun kurungan penjara.
Sementara itu, dalam pemeriksaan keduanya mengaku baru sekali itu saja membeli SS. Barang haram tersebut dibeli dengan harga Rp 400 ribu, dari seorang Bandar SS asal Kecamatan Sumberpucung, yang sekarang ini masih dalam pengejaran.
“Kami baru sekali ini mengkonsumi narkoba. Rencananya akan kami buat sendiri. Kami memakai narkoba hanya untuk mencoba-coba karena ingin tahu rasanya,” kata tersangka Didik, yang dibenarkan kekasihya Lusi.(agp/aim)