Nyolong Rp 10 Ribu, Dihakimi Massa

MALANG – Muhammad Rofii, 32 tahun, Jumat (4/9) lalu babak belur dihajar warga sekitar Dusun Telasih, Desa Kepuharjo, Kecamatan Karangploso. Warga Jalan Telaga Wangi, Kelurahan Mojolangu, Lowokwaru ini, menjadi bulan-bulanan warga setelah tertangkap tangan mencuri dompet milik Nikayah, 62 tahun, warga Simpang Candi Panggung, Kelurahan Sudimoro, Lowokwaru.
“Untungnya saat itu kami cepat datang ke lokasi. Jika terlambat, mungkin kondisi tersangka sudah lain lagi. Karena saat kami amankan, sudah banyak warga yang  menghakiminya,” terang Kapolsek Karangploso, AKP Prayitno.
Diperoleh keterangan, aksi pencurian tersebut terjadi di area persawahan sekitar pukul 10.30 WIB. Ceritanya, siang itu korban sedang istirahat makan setelah selesai mencangkul ladangnya. Ketika sedang makan, tiba-tiba datang Muhammad Rofii yang meminta makan pada korban.
Karena merasa iba, Nikayah lantas memberikan makan. Setelah memberi makanan, korban kembali melanjutkan aktivitas kerjanya. Sementara Muhammad Rofii asyik menikmati makanan.
Setelah selesai makan, Muhammad Rofii lantas buru-buru meminta izin pergi. Korban yang curiga lalu mengecek barangnya. Ternyata saat dicek dompet berisi uang Rp 10 ribu miliknya telah raib. Korban berusaha memanggil Rofii, namun tidak dihiraukan. Ia malah kabur.
Melihat Rofii mengambil langkah seribu, korban langsung meneriaki maling. Warga sekitar yang mendengar lantas berdatangan. Selanjutnya beramai-ramai menangkap Rofii dan memukulinya. Setelah itu diserahkan ke petugas Polsek Karangploso.
“Karena kerugiannya sedikit, kasusnya diselesaikan secara kekeluargaan. Orangtua pelaku kami panggil untuk membuat surat pernyataan. Korban sendiri juga sudah menerima dengan menyelesaikan secara kekeluargaan,” jelas mantan Kapolsek Ngantang ini.(agp/van)