Buronan Jambret Dibekuk

Tersangka M Arlen Hidayat, dikawal petugas Reskrim Polres Malang.

MALANG – Pelarian Muhammad Arlen Hidayat dari kejaran polisi berakhir. Pemuda berusia 35 tahun ini, Jumat (4/9) malam lalu diringkus Tim Buser Polres Malang setelah sebulan lebih menjadi buronan polisi. Warga Dusun Bendrong, Desa Argosari Kecamatan Jabung ini  ditangkap karena terlibat kasus penjambretan.
Arlen ditangkap ketika sedang nonton acara dangdutan di kampungnya. Ia diringkus tanpa perlawanan. Dengan tertangkapnya Arlen, maka dua pelaku jambret yang semula diburu polisi telah  diamankan. Sebelumnya, seorang rekannya bernama Sulton, warga Kambingan Tumpang, sudah lebih dulu ditangkap.
“Penangkapan tersangka Arlen ini setelah kami mendapat informasi dari masyarakat tentang kepulangannya. Saat kami amankan, ia sedang nonton  acara dangdutan bersama teman-temannya,” terang Kanit Idik IV Reskrim Polres Malang, Iptu Sutiyo, SH, Mhum.
Aksi jambret yang dilakukan Arlen bersama temannya Sulton terjadi pada 21 Juli 2015 lalu sekitar pukul 11.30 WIB. TKP di Jalan Dusun Tanjung, Desa Banjararum, Kecamatan Singosari. Korbannya Suwati, 45 tahun, warga sekitar.
Ceritanya siang itu, korban sedang mengendarai motor sendirian. Tangan kirinya memegang dompet berisi uang Rp 100 ribu. Ketika melintas di lokasi kejadian, dari sebelah kiri motor korban dipepet oleh kedua tersangka yang berboncengan sepeda motor Yamaha Vixion. Arlen yang dibonceng langsung merampas dompet milik korban.
Apesnya usai menjambret, Arlen dan Sulton mengalami kecelakaan tak jauh dari tempat aksi kejahatannya. Korban yang mengetahui dua pelaku kejahatan tersebut langsung berteriak.
Sulton yang berusaha kabur berhasil ditangkap warga  kemudian dihakimi. Sedangkan Arlen, yang juga kabur jatuh ke sebuah lubang di ladang pisang. Ia saat itu langsung pingsan hingga pelariannya aman. Dia  baru sadar malam hari lalu pulang ke rumahnya.
Mengetahui temannya ditangkap, Arlen yang ketakutan memilih kabur ke wilayah Gresik. Ia  baru pulang Jumat lalu kemudian ditangkap petugas. Arlen dijerat dengan pasal 365 KUHP tentang tindak pidana perampasan dengan ancaman hukuman 15 tahun kurungan penjara.
“Saya baru sekali ini menjambret. Itupun karena diajak oleh Sulton, karena dia kepepet butuh uang untuk membayar hutang. Baru sekali menjambret, saya sudah apes dan tidak mendapatkan hasil apapun,” katanya. (agp/van)