Terpeleset Oli, Mahasiswi Kehilangan Kaki

MALANG - Nasib apes menimpa Yulia Ayu Kartika Sari, 18 tahun, mahasiswi di salah satu perguruan tinggi di Kota Malang. Gara-gara sepeda motor yang dikendarainya terpeleset oli, ia harus kehilangan kedua kakinya.
Hal ini bermula saat kendaraan Honda Supra X bernopol N 6284 GX milik Yulia, melintas dari timur ke barat, kemarin (10/9/15) malam. Keterangan yang dihimpun dari warga sekitar, Yulia mengendarai sepeda morotnya dengan kecepatan pelan sekitar pukul 18.30 WIB tadi malam. Di saat yang bersamaan, dari arah barat melaju truk pengangkut keramik bernopol B 9557 UDD yang juga melaju dengan pelan. Apesnya, waktu jarak Yulia dengan truk bewarna merah itu saling berdekatan, tiba-tiba Yulia terpeleset oli dan membuatnya terlempar ke kanan (ke arah truk).
Truk yang sudah tak sempat menghindari Yulia, akhirnya melindas kakinya. "Motornya ke kiri, orangnya ke kanan. Motornya tidak apa-apa, tapi pengendara motor kakinya terlindas. Kepalanya bocor," ujar saksi mata di lokasi, tadi malam.
Warga yang melihat kejadian tersebut, berdatangan untuk menolong Yulia yang terjepit di bawah truk. Sesaat setelah itu, polisi datang dan memeriksa TKP. Kondisi motor Yulia tidak terluka dan dibawa polisi. Sedangkan Yulia yang merupakan warga Saptorenggo, Pakis, Kabupaten Malang, langsung dilarikan ke Persada Hospital.
Sementara sopir truk, di bawa ke Unit Laka Satlantas Polres Malang Kota. Kanit Laka Ipda Budi Junaedi mengatakan, ia sempat memeriksa sopir truk. Junaedi sendiri membenarkan kalau korban merupakan mahasiswa di salah satu perguruan tinggi. Ini dibuktikan dengan biodata di SIM Yulia.
"Kami belum tahu, ia mahasiswi dari mana. Kedua kakinya patah, kalau kepala infonya tidak apa-apa," kata Junaedi.
Sementara Sri Wahyuni, saksi mata yang berada di lokasi saat kejadian berlangsung, menyebutkan kalau oli di tengah jalan itu berasal dari sebuah truk yang lewat sekitar pukul 06.00 WIB kurang. Sejak maghrib tadi malam, sedikitnya sudah ada empat kendaraan yang terpeleset di sana. "Ini (kecelakaan Yulia, red) yang terparah, kakinya sampai patah," kata Sri kepada Malang Post di lokasi, tadi malam.
Ia mengatakan, korban memakai pakaian olahraga. Meski begitu, ia tidak tahu identitas korban sepenuhnya. "Saya tadi tidak berani mendekat," pungkasnya.(erz/ary)