Otaki Begal Motor, ABG Ditembak Polisi

MALANG POST – Empat Anak Baru Gede (ABG) harus merasakan timah panas petugas, menyusul kejahatan begal yang dilakukan ke empatnya. Meski usianya di bawah 20 tahun, mereka dikenal cukup sadis setiap melakukan aksi kejahatannya.
‘’Tindakan mereka sudah sangat meresahkan masyarakat. Kejahatan aksi begal yang dilakukan tergolong cukup berani,’’ kata Kompol Manang Soebekti, Wakasatreskrim Polrestabes Surabaya di kantornya, Selasa kemarin.
Dikatakan, ke empat ABG pelaku begal itu antara lain RFN (17 tahun), Yoyo (19 tahun), Fitra (18 tahun) dan Abdi (19 tahun). Mereka merupakan warga Kedurus dan Joyoboyo yang sudah lama menjadi incaran petugas Jatanum Polrestabes. Meski lebih mudah, lanjut Manang, RFN yang jebolan Sekolah Dasar justru bertindak sebagai otak kejahatan. Dan karena masih di bawah umur RFN dengan kaki terluka sudah dikirim ke Bapas.
‘’Sedang tiga kawannya yang lain sudah kami amankan. Kami masih mendalami kasus ini untuk mencari kemungkinan jaringan di balik aksi begal mereka,’’ kata Manang, yang pernah sukses mengamankan penutupan Lokalisasi Dolly, tahun lalu itu.
Disebutkan, dari catatan kepolisian diketahui kalau komplotan RFN cs ini sudah beraksi dibeberapa tempat. Diantaranya Manukan, Wiyung, Ketintang, Lidah, Darmo Permai Selatan, HR. Muhammad, dan Mayjen Sungkono. ‘’Sampai hari ini, laporan yang sudah masuk ada 30 TKP yang menjadi aksi kejahatan mereka. Mereka spesialis merampas motor yang sedang dikendarai para korbannya,’’ tambahnya.
Selain merampas motor, tambah Manang, komplotan ini juga melakukan aksi curanmor dengan sasaran motor yang diparkir di minimarket. ‘’Kalau tidak ada kendaraan yang bisa disasar mereka merampas motor. Hasilnya dijual ke Madura dengan harga Rp 3 juta per unit,’’ pungkasnya. (has/udi)