Pencarian Korban Pantai Ngantep Dihentikan

Kasat Polair Polres Malang, AKP Nyoto Gelar

GEDANGAN – Tim SAR Gabungan dan Satuan Pol Air Polres Malang menghentikan pencarian Reza Herdiansyah yang tenggelam di Pantai Ngantep. Itu dilakukan setelah pencarian terhadap pemuda berusia 17 tahun warga Jalan Patimura Pagelaran tersebut  tak membuahkan hasil.
Kasat Polair Polres Malang, AKP Nyoto Gelar mengatakan, sesuai aturan pencarian korban kecelakaan di laut dihentikan setelah memasuki waktu tujuh hari usai dilaporkan. “Bukan berarti pencarian dihentikan sepenuhnya. Namun, masih ada upaya pencarian, meski intensitasnya tidak terlalu sering,” ujarnya kepada Malang Post, kemarin.
Pihaknya tetap melakukan upaya pemantauan dan menjalin koordinasi. Salah satunya seperti menjalin koordinasi dan pemantauan dengan nelayan, warga sekitar pantai dan Tim SAR yang biasa di pantai. Selain itu, pihaknya juga berkoordinasi dengan Polair yang ada di Kabupaten Blitar dan juga Kabupaten Jember.Mengingat kemungkinan korban terbawa ombak hingga ke dua daerah tersebut.
“Setelah itu, nanti adalah pengawasan. Jika memang ada laporan baik dari pihak nelayan, Satpolair, maupun tim SAR atau pun warga langsung kami ambil tindakan,” terangnya.
Lanjut dia, polair dan juga polsek setempat juga telah berkoordinasi dan memberitahu mengenai penghentian tersebut. Menurutnya, selama pencarian sebelumnya semua berjalan dengan baik, karena cuaca dan ombak juga tidak terlalu tinggi.  
“Saat melakukan pencarian sebelumnya, kami bersama Tim SAR dan PMI Kabupaten Malang telah bekerja maksimal,” tegasnya.
Supaya hal tersebut tidak terulang kembali dia menghimbau warga maupun  wisatawan yang berkunjung agar  berhati-hati. Selain itu, pihaknya sudah memasang rambu-rambu peringatan supaya tidak mandi di pantai yang memiliki ombak tinggi.
“Kami berharap masyarakat maupun wisatawan taat peraturan dan rambu-rambu tersebut,” imbuhnya.
Sebagai informasi, kejadian tenggelamnya reza ini terjadi 28 September 2015 yang lalu.
Korban pergi bersama sepuluh orang teman sekolah di SMA NU Gondanglegi. Setiba di lokasi, korban bersama tiga temannya mandi di pinggir pantai. Sedangkan enam temannya duduk-duduk sambil mengawasi dari jarak jauh. Ketika sedang asyik mandi, tiba-tiba datang ombak besar yang langsung menggulung  korban dan ketiga temannya.
Seorang temannya berhasil berenang ketepian. Dua temannya lagi ditolong oleh warga sekitar. Sedangkan korban hilang tenggelam. Teman-temannya lantas melaporkan kejadian itu ke warga sekitar dan petugas Polsek Gedangan. Upaya pencarian langsung dilakukan, namun sampai kemarin masih belum membuahkan hasil (big/van)