warga Bumiaji, Terjun bebas di jembatan dieng

MALANG – Leni Angeline, 20 tahun, warga Bumiaji, Kota Batu Jumat (2/10) malam lalu harus dilarikan ke IRD RSSA Malang. Mahasiswi Universitas Merdeka (Unmer) Malang ini mengalami luka di bagian kepala, kaki serta tangannya akibat jatuh dari jembatan setinggi 15 meter di Jalan Raya Dieng. Hingga berita ini diturunkan, Leni masih menjalani perawatan intensif di IRD.
Informasi yang berhasil dihimpun, malam itu Leni terlihat berjalan kaki di sekitar jembatan. Saat itu kondisi Leni terlihat kalut. Itu terlihat aktifitas jalan kaki dilakukan bolak-balik. Hingga akhirnya, entar kali ke berapa kaki Lenih tiba-tiba terpeleset.
Apes, meskipun jembatan terhalang oleh pagar besi, tapi tidak membuat Leni selamat. Tubuh wanita ini langsung terjun bebas ke dasar jembatan.
Beruntung  saat itu, warga yang ada di sekitar TKP melihat, dan langsung menuju dasar jembatan yang airnya sangat kecil tersebut, untuk melihat kondisi korban. Saat itu warga melihat Leni tidak sadarkan diri. Hanya saja, dia masih bernafas. Itu sebabnya, tanpa pikir panjang, warga pun melapor ke Polsekta Sukun.,
Mendapatkan laporan dari masyarakat, petugas langsung bergerak untuk mendatangi TKP. Leni yang kondisinya cukup mengenaskan oleh petugas langsung dievakuasi menuju ke RSSA Malang.
Sementara itu, jatuhnya Leni di dasar jurang ini diduga ada unsure kesengajaan. Leni yang kondisinya kalut sengaja untuk mengakhiri hidup dengan meloncat di jembatan. Tapi begitu, informasi tersebut ditampik Leni. Terlebih malam itu ada warga yang melihat Leni sempat naik ke atas pagar jembatan.
Tapi informasi tersebut langsung ditampik oleh Leni. Dia yang sempat sadar saat menjalani perawatan mengatakan jika tidak ada unsure kesengajaan saat dirinya jatuh. Yang ada dia mengatakan jika malam itu gelap, dan kakinya terpeleset sehingga jatuh hingga ke dasar jembatan.
Kasubag Humas Polres Malang Kota AKP Nunung Anggraeni membenarkan adanya laporan tersebut. Dikonfirmasi Malang Post, Nunung mengatakan jika korban saat ini berada di RSSA Malang. “Dari pengakuanya, korban mengaku terpeleset dan tidak ada unsure atau upaya mengakhiri hidupnya,’’ kata Nunung.
Karena kondisinya masih lemah dan belum stabil, untuk pemeriksaan dilakukan setelah kondisi korban membaiik. (ira)