Ringkus enam pelaku Curanmor

MALANG – Meski jumlah kasus pencurian kendaraan bermotor di wilayah hukum Polres Malang Kota berhasil diminimalisir, namun bukan berarti anggota Polres Malang Kota lengah. Genderang perang terhadap pelaku curanmor terus ditabuh.
Hasilnya,tidak sia-sia belaka.  Petugas berhasil menangkap enam pelaku sekaligus. Bahkan, satu diantaranya, yaitu Supriyadi, 36 tahun, warga Desa Martopuro, Kecamatan Purwodadi, Pasuruan  harus dihadiahi timah panas, lantaran saat ditangkap dia melakukan perlawanan.
“Tersangka Supriyadi merupakan penadah. Dia terpaksa ditembak kaki kanannya lantaran melakukan perlawanan saat ditangkap,’’ kata Kapolres Malang Kota AKBP Singgamata kemarin.
Ditambahkan, lima pelaku lainnya yang diamankan petugas adalah Rio Indrawan, 21 tahun, warga Desa Gajahrejo, Kecamatan Purwodadi, Pasuruan, Zainul Zakiullah, 19 tahun, warga Desa Wonoanyar Timur, Desa Wonorejo, Pasuruan, Kholik, 31 tahun, Rodik, 29 tahun, dan Hermawan, 31 tahun, ketiganya warga Capang warga Desa Capang, Kecamatan Purwodadi, Pasuruan.
“Selain Supriyadi, lima tersangka ini yaitu Rio Indrawan,Zainul Zakiullah, Kholik, Rodik dan Hermawan merupakan pelaku utama atau pemetik. Dari lima ini salah satunya masih berstatus pelajar SMA, yaitu ZZ,’’ jelas Kapolres, didampingi oleh Wakapolres Malang Kota Kompol Putu Dewa Eka D, dan Kasubag Humas Polres Malang Kota AKP Nunung Anggraeni.
Lebih lanjut Singgamata memaparkan  selain mengamankan  barang bukti tujuh motor, kunci T berikut puluhan anak kunci, serta STNK dan Notis, petugas juga mengamankan barang bukti sabu-sabu seberat 1.35 gram, serta timbangan digital dan satu bungkus plastic flip kecil. Selain itu petugas juga mengamankan barang bukti dua celurit.
“Kasus ini masih terus kami kembangkan. Dari barang bukti yang kami amankan ada kemungkinan pelaku merupakan pengedar narkoba, dan pelaku kasus 365, yaitu pencurian dengan kekerasan,’’ tambah Singgamata sembari menyebutkan barang bukti narkoba sabu-sabu diamankan dari tersangka Kholik. Sementara untuk barang bukti celurit diamankan dari tangan Supriyadi dan Rio.
Terungkapnya jaringan curanmor luar kota ini  berawal dari penangkapan terhadap dua tersangka, yaitu Zainul dan Rio. Jumat (2/10) malam lalu, keduanya tepergok massa saat melakukan pencurian motor Honda Beat nopol N 3747 HX di Jalan Raya Dewandaru. Rio yang mengendarai motor Honda Vario N 6501 AAM berhasil diamankan petugas yang kebetulan berada di TKP. Sementara Zainul menjadi bulan-bulanan massa.
Dari dua tersangka inilah, kemudian muncul empat nama lainnya yang merupakan satu komplotan. Tak pelak, petugas pun langsung menangkap keempatnya di rumah masing-masing. “Enam orang ini merupakan jaringan baru yang namanya belum terdaftar di data kami. Aksi pencurian sudah dilakukan di 32 TKP. Saat beraksi mereka terus bertukas pasangan. Dan hasil pencurian dilempar ke Supriyadi dan warga di Singosari,’’ urai mantan Kapolres Lumajang ini. (ira/nug)