Penemuan Granat Hebohkan Warga Jalan AR Hakim

MASIH AKTIF  : Kapolsekta Klojen Kompol Teguh Priyo W menunjukkan foto granat  ditemukan di rumah milik Husein Assegaf.

MALANG – Warga Jalan Arief Rahman Hakim Gg II kemarin digegerkan dengan penemuan sebuah granat nanas. granat  diduga masih aktif ini ditemukan di rumah milik Husein Assegaf  yang sedang direnovasi. Menariknya, a benda tersebut tidak ditemukan terkubur dalam tanah, tapi berada di atas plafon.
“Ditemukan di atas plafon kamar depan. Saat ini masih kami selidiki, dengan meminta keterangan beberapa saksi,’’ kata Kapolsekta Klojen Kompol Teguh Priyo W kemarin. Ditambahkan,  saat ditemukan kondisi granat berkarat, dan pengaitnya masih menempel di ujung benda tersebut. “Granat tersebut langsung kami amankan, sementara ini disimpan di Denpal,’’ kata Kapolsek seraya memaparkan  untuk mengamankan granat tersebut, pihaknya meminta bantuan dari anggota Kodim 0833 Kota Malang.
Granat yang menghebohkan warga  tersebut   kali pertama ditemukan oleh  Mulyono, 35 tahun, warga Desa Bunut Wetan, Pakis. Mulyono merupakan pekerja kuli bangunan yang melakukan renovasi di rumah tersebut. “Waktu itu saya hendak membongkar plafon, kemudian melihat ada granat di atasnya,’’ katanya.
Merasa kaget, Mulyono pun turun. Dia tidak berani memegang benda yang rawan meledak tersebut, dan memberi tahu tiga temannya yang lainnya, yaitu diantarannya Basuki dan Saiful. Takut terjadi apa-apa, Mulyono pun melapor ke atasan mereka yaitu Naryo. Selanjutnya oleh Naryo dilaporkan ke Polsekta Klojen, yang seketika ditindak lanjuti dengan mendatangi TKP. Sementara itu informasi lain menyebutkan, jika rumah nomor 9 tersebut merupakan milik Husein Assegaf. Tapi 14 tahun lalu, rumah ini ditempati oleh menantunya atas nama Umar Assegaf. Dan empat tahun lalu Umar sendiri tidak lagi tinggal di rumah tersebut.
“Terakhir yang menempati sebelum direnovasi adalah Umar,’’ kata Agus salah satu warga. Agus juga mengatakan, jika selama tidak menempati rumah tersebut Umar tidak pernah terlihat. Justru yang terlihat adalah para kuli bangunan yang melakukan renovasi. “Sudah satu bulan dilakukan renovasi. Yang terlihat sering datang ya pekerja disitu,’’ kata Agus.
Sementara Umar yang kemarin datang ke lokasi penemuan granat setelah dijemput Ketua RT dan anggota intel Polsekta Klojen mengaku tidak tahu menahu tentang granat tersebut. Bahkan, dia mengaku sangat kaget saat dijemput polisi, dan mengatakan ada granat ditemukan di rumah yang pernah ditempatinya. “Empat tahun lalu saya sudah pergi dari rumah itu. Dan tidak pernah menyimpan atau meletakkan granat,’’ katanya. (ira/nug)