Konsumsi Narkoba, Pasangan Lesbi Ditangkap

MALANG POST  - Satres Narkoba Polrestabes Surabaya menangkap dua wanita yang diduga sebagai pasangan lesbi saat mengkonsumsi narkoba di Perum ITS Surabaya. Kedua tersangka itu adalah Rika (37 tahun) dan Eka (23 tahun) dan keduanya asal Surabaya.
‘’Dari tangan kedua tersangka petugas mengamankan barang bukti satu poket sabu sabu 0,24 gram, dua dompet dan satu ponsel. Keduanya adalah pengguna dan pasangan lesbi,’’ Wakasat Narkoba Polrestabes Surabaya Kompol I Wayan Winaya di Mapolrestabes Surabaya, kemarin.
Dikatakan, Rk atau Rika ini ibu rumah tangga sudah punya anak. Sedangkan Ek atau Eka berprofesi sebagai SPG freeland. Dari informasi yang didapat, Rika adalah istri mantan dosen, dan sudah pisah. ‘’Katanya mereka menggunakan (sabu-sabu) biar happy saja. Karena keduanya memang hanya pengguna saja,’’ sambung Winaya.
Saat ini, lanjut dia, dari hasil penangkapan tersangka polisi lalu mengembangkan lebih lanjut. Hasilnya, polisi berhasil menangkap Sujud (36 tahun) yang diduga sebagai pemasok sabu sabu pada Rika dan Eka. ‘’Dari pemeriksaan, Sujud hanya sebagai pengedar, selain itu dia juga sebagai pengguna. Dari tangan Sujud, polisi mengamankan barang bukti sabu dalam pipet dengan berat 2,07 gram, ponsel, rokok dan sepeda motor matic,’’ rincinya.
Tidak berhenti sampai di situ. Setelah menangkap Sujud, petugas kemudian mendapat nama Rudi (33 tahun). Seketika itu juga dilakukan penangkapan di rumahnya di kawasan Jl Pogot Surabaya. Daalam keterangannya kepada penyidik Rudi adalah seorang kuli  dan saat ditangkap tidak ada perlawanan.
‘’Dari tangan tersangka Rudi berhasil mengamankan barang bukti sembilan poket sabu sabu dengan total berat 4,41 gram, satu buah ponsel dan satu motor. Pelaku menyebutkan kalau sudah beroperasi mengedarkan narkoba sejak dua bulan lalu,’’ tandas Winaya.
Ditambahkan, Rudi mengaku membali sabu sabu itu seharga Rp 2 juta kemudian dipisah menjadi sembilan poket dan dijual ke teman temannya. Dia juga mengaku barang haram itu didapat dari orang berinisial W yang saat ini masih dalam pengejaran polisi.
Sedang Rika membeli sabu sabu dari Sujud seharga Rp 300 ribu perpoketnya. Dia mengaku sudah menggunakan sabu sabu sejak hampir dua bulan yang lalu. ‘’Saya dapat dari dia (sambil menoleh ke Sujud),’’ aku Rika. (has/udi)