Satu Tewas, Dua Hilang Dihempas Ombak Bengkung

Kondisi rumah duka keluarga korban tenggelam di Pantai Bengkung, Desa Gajahrejo, Gedangan.

MALANG - Pantai Malang Selatan kembali meminta tumbal. Empat orang warga Dusun Krajan Kidul, Desa/Kecamatan Gedangan, terseret ombak di Pantai Bengkung, Desa Gajahrejo, Kecamatan Gedangan, Rabu malam lalu. Satu orang selamat, satu meninggal dunia dan dua lainnya hingga kemarin masih belum ditemukan.
Keempat korban yang tergulung ombak tersebut masih memiliki hubungan saudara kakak-beradik. Korban selamat adalah Muhammad Nafian, 26 tahun. Korban meninggal dunia Nikman Nasir, 31 tahun. Sedangkan dua korban yang belum ditemukan adalah Imam Hanafi, 39 tahun dan Muhammad Safiin, 29 tahun.
"Untuk kedua korban yang selamat dan meninggal semalam (dini hari kemarin, red) sudah dibawa pulang pihak keluarga. Jenazah korban meninggal hanya kami mintakan visum di Puskesmas, karena menolak dilakukan otopsi," ungkap Kapolsek Gedangan, AKP Edy Sunyata.
Diperoleh keterangan, sebelum tergulung ombak, sekitar pukul 15.00 keempat korban berangkat memancing ikan di Pantai Bengkung. Setiba di lokasi, mereka memulai mancing dengan duduk di atas karang. Lokasi tersebut memang biasa digunakan untuk memancing.
Sekitar pukul 20.00, ketika asyik memancing tiba-tiba datang ombak besar yang langsung menghempas tubuh keempat korban. Karena tidak siap, keempatnya pun tergulung ombak dan terbawa ke tengah laut.
Selang sekitar dua jam kemudian, Muhammad Nafian yang berpisah dengan ketiga saudaranya berhasil berenang ke tepian. Ia langsung meminta pertolongan warga dan memberitahukan kejadiannya. Warga yang mendapat laporan itu, langsung menuju ke lokasi untuk melakukan pencarian ketiga tubuh korban lainnya. Sebagian warga lainnya melaporkan ke petugas Polsek Gedangan dan menolong korban yang selamat.
Sekitar setengah jam kemudian, giliran tubuh Nikman Nasir yang ditemukan oleh warga, tak jauh dari lokasi tenggelam. Namun kondisinya sudah tidak bernyawa lagi. Sedangkan dua korban lainnya, masih belum ditemukan.
"Upaya pencarian terus kami lakukan. Proses pencarian melibatkan sekitar 50 orang, gabungan dari Polsek Gedangan, PMI Kabupaten Malang, Tim SAR, Polair Sendangbiru serta tim relawan lainnya," ujar Edy.
Proses pencarian dilakukan dengan cara menyisir sepanjang pantai. Mulai dari Pantai Sendangbiru sampai Pantai Balekambang. Termasuk berkoordinasi dengan petugas Polair Banyuwangi dan Polair Blitar.
"Pencarian kami bagi menjadi beberapa tim, mulai pagi sampai sore. Ketika kondisinya mulai gelap pencarian dihentikan, namun tetap terus melakukan pemantauan," tuturnya.
Peristiwa korban tenggelam di Pantai Malang Selatan sudah sering kali terjadi. Sebelumnya sekitar sepekan lalu, seorang pemuda asal Kecamatan Pagelaran, juga hilang tenggelam di Pantai Nganteb, Gedangan. Korban bersama dua temannya terbawa ombak, saat sedang asyik mandi. Dua temannya berhasil diselematkan warga. Sedangkan korban hingga saat ini tubuhnya belum diketemukan.
Sementara itu, kondisi korban selamat Muhammad Nafian masih shock. Kondisinya masih lemah dan belum bisa banyak dimintai keterangan. Ia hanya mengingat kalau saat itu, dirinya bersama tiga saudaranya sedang memancing tiba-tiba datang ombak besar yang langsung menggulungnya dan ketiga saudaranya.(agp/ary)