Mau Motor Murah, Uang Jutaan Raib

MALANG –  Ini peringatan untuk warga agar selalu berhati-hati dan tidak gampang percaya dengan penawaran barang dengan harga murah. Jika tidak ingin bernasib sama dengan  Giftson, 20 tahun. Mahasiswa salah satu Perguruan Tinggi Negeri (PTN) yang tinggal di Jalan Ra Gajayana ini terpaksa harus kehilangan uang Rp 4.4 juta miliknya, setelah tergiur membeli motor Yamaha Jupiter  dengan harga murah.  Kasus ini oleh Giftson, (6/10) lalu dilaporkan ke Polsekta Lowokwaru Selasa (6/10) lalu.
Kepada petugas Giftson mengatakan, penipuan ini berawal saat dirinya berniat membeli motor. Sabtu (3/10) lalu, sesuai saran rekan-rekannya pria asal Jalan Ikan Kakap, Sambas, Kota Siboga ini mencari motor melalui media online. Beberapa situs media online yang menawarkan iklan penjualan motor dibuka. Dan dia pun langsung mencari.
Tidak lama kemudian, Giftson menemukan motor yang dicari. Yaitu Yamaha Jupiter.  Tanpa ada rasa curiga, dia langsung menghubungi nomor yang tertera dalam iklan tersebut. Awalnya, Giftson hanya menanyakan apakah barangnya masih ada atau sudah laku. Kemudian dia menanyakan kondisi kendaraan, termasuk mesinnya.
Giftson pun bercaya dengan keterangan yang diberikan pelaku. Sehingga tanpa ragu, dia langsung melakukan negosiasi harga. Setelah tawar menawar, penjual pun setuju motor dibeli dengan harga Rp 4.4 juta.
Tidak lama setelah deal harga, Giftson langsung datang ke ATM BRI Cabang UIN Maliki, Jalan Gajayana, untuk mentransfer uang pembelian motor. Setelah uang tertransfer, Giftson langsung konfirmasi. Dan pelaku pun menjanjikan motornya untuk segera dikirim dan akan sampai dalam waktu satu-dua hari.
Tapi janji tinggal janji. Setelah tiga hari ditunggu, motor Yamaha Jupiter tidak kunjung datang. Giftson cemas dan curiga dia menjadi korban penipuan. Terlebih, saat itu nomor ponsel pelaku juga tidak aktif. Alhasil, Selasa (6/10) malam lalu dia pun melapor polisi.
Kasubag Humas Polres Malang Kota AKP Nunung Anggraeni membenarkan adanya laporan tersebut. Tidak hanya menangani perkara ini, Nunung juga langsung mengeluarkan imbauan dalam statemennya. ‘’Ini agar menjadi pelajaran warga, agar tidak terlalu percaya dengan penawaran barang melalui online. Kalau memang membeli barang secara online warga harus betul-betul teliti, dan meng-kros cek keberadaan tokonya. Karena banyak sekali pelaku yang memanfaatkan situs jual beli online untuk menjerat korban,’’ tandas Nunung.(ira/han)