Dititipi Kunci, Eh Malah Mencuri

Tersangka Dedy Oktavianto mengaku menyesali perbuatannya

MALANG – Seorang pria jangkung menggunakan pakaian tahanan berwarna orange tertunduk lesu di sudut ruang Humas Polres Malang Kota. Dengan tangan terborgol dan wajah tertutup sebo, dia terlihat diam. Adalah Dedy Oktavianto. Pria yang kesehariannya bekerja di warung lesehan, Jalan Sukarno Hatta ini ditahan karena kasus pencurian.
“Tersangka DO (Dedy Oktavianto), melakukan pencurian barang milik teman satu kosnya bernama Sugiyanto Rachman, di Jalan Pisang Kipas, Kelurahan Jatimulyo, Lowokwaru. Adapun barang yang dicuri di antarannya adalah satu unit televisi merek Panasonic 21 inci, magic jar, HP merek Nokia, jam tangan merek Power G, modem, flash disk, rak TV, 19 baju dan enam celana, serta berbagai peralatan dapur,’’ kata Kasubag Humas Polres Malang Kota AKP Nunung Anggraeni.
Dia menambahkan, barang hasil curian tersebut sebagian masih disimpan dan oleh petugas dijadikan sebagai barang bukti. Pria 28 tahun ini menguraikan pencurian terjadi 24 September 2015 lalu. Awalnya 15 Juli 2015 Sugiyanto yang merupakan teman kos tersangka menitipkan kunci kamar untuk diberikan kepada pemilik kos. Saat itu korban  akan pulang ke Madura. Dititipi, Dedy sama sekali tidak keberatan. Terbukti, kunci tersebut diserahkan kepada pemilik kos sehari setelah dititipi korban.
Tapi entah apa yang ada di benak Dedy. Melihat Sugiyanto tak kunjung pulang, dia pun mulai usil. Dia masuk ke kamar Sugianto. Dan seluruh barang yang ada di kamar tersebut diambilnya. “Saya bisa masuk karena memiliki kuncinya. Dulu sebelum ditempati Sugiyanto, saya menempati kamar tersebut,’’ kata pria yang indekos di Jalan Pisang Kipas ini.
Kendati menguras habis barang yang ada di kamar tersebut, Dedy tidak membawanya keluar. Dia meletakkan barang-barang hasil curiannya di gudang kosan. Hanya beberapa saja yang kemudian dia jual.
“Saya masuk kemudian mengambil barang tersebut karena berpikir Sugiyanto tidak kembali ke Malang,’’ katanya.
Apes, awal Oktober lalu Sugiyanto muncul. Korban kaget, karena kamarnya bersih, dan barang-barangnya hilang. Curiga, Sugiyanto pun melapor ke Polres Malang Kota.
Laporan tersebut oleh petugas ditindak lanjuti dengan mendatangi TKP. Melihat tidak ada kerusakan, petugas pun menduga pelaku pencurian adalah orang dekat. “Setelah beberapa saksi dipanggil, baru kemudian diketahui jika pelakunya adanya DO.  Setelah buktinya kuat DO pun ditangkap Selasa (6/10) lalu,’’ kata Nunung yang menyebut jika dalam kasus ini tersangka dikenakan pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara.(ira/han)