ABG Jadi Eksekutor Curanmor

MALANG – Pelaku pencurian kendaraan bermotor tidak hanya dilakukan oleh orang dewasa. Beberapa pelakunya justru anak-anak. Salah satunya adalah AB, 14 tahun. Bocah yang merupakan warga Jalan BS Riadi ini, ditangkap petugas Jumat (8/10) lalu. Tidak main-main, dari tangan AB, petugas berhasil mengamankan barang bukti tiga unit motor sekaligus, yaitu Yamaha Vega, Kawasaki Ninja dan Honda Beat.
Kasatreskrim Polres Malang Kota AKP Harianto Rantesalu saat dikonfirmasi membenarkan keberhasilan tersebut. Namun begitu, karena kasus ini masih dalam penyelidikan dan pengembangan, pihaknya hanya memberikan keterangan yang sangat minim. “Sekarang masih dalam pengembangan, karena satu orang yang merupakan pelaku utama  pencurian ini belum terungkap,’’ katanya.
Informasi yang berhasil dihimpun Malang Post, pencurian yang dilakukan AB ini kali pertama terjadi Minggu (4/10) lalu di Jalan Hamid Rusdi. Saat itu AB bersama dengan pelaku lain yang saat ini dalam pengejaran, keliling Kota Malang mengendarai motor. Sampai di Jalan Hamid Rusdi, kedua pelaku langsung tertarik dengan motor Yamaha Vega yang diparkir di tepi jalan tersebut.
Menurut pengakuan AB, pelaku yang mengambil adalah temannya yang saat ini kabur. Sedangkan dirinya hanya menunggu di atas motor. Entah menggunakan apa pencurian dilakukan keduanya. Yang pasti kurang dari tiga menit, indikator mesin motor Yamaha Vega dalam posisi on. Tidak lama kemudian kemudian, AB yang mengaku protolan SMP ini  menghidupi mesin motor curiannya, dan kemudian kabur. “Setelah dicuri motor diserahkan kepada AB, oleh AB langsung dibawa kabur,’’ kata salah satu petugas.
Tidak puas hanya dengan Yamaha Vega. Rabu (7/10) lalu, AB kembali mengulangi aksinya. Kali kedua ini, pencurian dilakukan di depan restoran cepat saji, Jalan BS Riadi. Saat itu AB mencuri motor Kawasaki Ninja.
Pencurian tersebut sangat singkat. Terbukti, aksi pencurian tidak lebih dari 3-5 menit. Lagi-lagi, setelah berhasil AB dan pelaku lainnya kabur. Sore harinya, AB dan pelaku lainnya kembali beraksi. Kali ini tempat yang dituju adalah Jalan Mergan, Kecamatan Sukun. Keduanya pun mengelilingi jalan untuk mencari sasaran.
Tapi begitu, nasib apes melanda. Saat mencari sasaran ini, tiba-tiba motor Yamaha Vega yang dikendarai keduanya mogok. Dalam kondisi bingung, tiba-tiba AB tersenyum. Itu setelah dia melihat motor Honda Beat di tepi jalan. Kondisi jalan yang sepi membuat AB langsung bergegas, untuk mencuri.  Seperti dua motor sebelumnya, AB tidak butuh waktu lama mengambil motor.
Setelah aksinya berhasil, AB kemudian menyerahkan motor Honda Beatnya kepada pelaku lain. Selanjutnya pelaku lain tersebut membawa kabur motor. Sedangkan AB memilih untuk menitipkan motor Yamaha Vega yang kondisinya mogok kepada warga.  Dia kemudian kabur membawa motor Honda Beat curiannya.
Kasus ini terungkap Kamis (8/10) lalu. Saat itu anggota Polsekta Sukun yang mendapat laporan tentang pencurian kendaraan bermotor langsung nyanggong di rumah tempat motor AB di titipkan. Upaya tersebut tidak sia-sia. Terbukti, setelah bebepa saat menunggu AB datang. AB pun tidak berkutik dan memilih langsung menyerah saat dia ditangkap anggota Polsekta Sukun.
Namun begitu, AB mengaku jika bukan dirinya yang menjadi pelaku utama pencurian. Sebaliknya, dia hanya berperan sebagai joki. Bukan itu saja, dari tiga motor yang dicuri, tidak satupun yang dijual. Menurut Ade tiga motor hasil curian tersebut akan digunakannya sendiri.
“Sekarang masih dilakukan pengembangan. Maaf ya, belum banyak informasi yang diberikan. Kalau sudah lengkap semuanya pasti dirilis,’’ kata Harianto. (ira/aim)