Dendam, Janda Curi Motor

MALANG - Siapa bilang pelaku pencurian sepeda motor hanya dilakukan laki-laki. Ini buktinya. Wanita pun bisa menjadi pencuri motor. Itulah yang terjadi di Wilayah Polres Malang.
Pelakukanya berinisial KHZ, 30 tahun, warga Penarukan, Kecamatan Kepanjen. Dia pun segera diringkus petugas Reskrim Polsek Kepanjen, akhir pekan lalu.
Janda satu anak tersebut ditangkap di Jalan Raya Sumedang, Kepanjen  saat naik motor. Barang bukti yang diamankan adalah satu unit sepeda motor Honda Vario N 3179 DC serta sebuah helm warna putih.
"Barang bukti sepeda motor tersebut kami temukan di dalam rumahnya. Tersangka tidak bisa mengelak tuduhan pencurian motor tersebut," ujar Kapolsek Kepanjen, AKP M Achmad Sujalmo.
Aksi pencurian yang dilakukan tersangka, terjadi Jumat (9/10) pagi lalu di Jalan Diponegoro, Penarukan, Kepanjen. Saat itu, korban Yeni, 31 tahun, warga Desa Ardirejo, Kepanjen sedang mengantarkan susu kedelai di toko. Sepeda motornya diparkir di pinggir jalan kemudian ditinggal ke toko yang ada di dalam gang.
Sekitar dua menit, setelah kembali korban kaget karena motornya sudah tidak ada. Motor tersebut dicuri oleh tersangka yang sebelumnya sudah mengincar. Tersangka mencuri motor menggunakan kunci asli yang digandakan. Sebab antara korban dengan tersangka sebelumnya sudah saling kenal.
Begitu mengetahui motornya hilang, korban lantas melaporkannya ke petugas Polsek Kepanjen. Polisi yang mendapatkan informasi, langsung melakukan penyelidikan dan memeriksa saksi-saksi. Dari keterangan saksi, menyimpulkan bahwa tersangkanya adalah KHZ.
Berdasarkan informasi itu, polisi lantas mencari tahu keberadaan KHZ. Hasilnya, malam harinya KHZ berhasil ditangkap saat di Jalan Raya Sumedang, Kepanjen. "Saat kami tangkap, tersangka mengakui pencurian itu," kata Sujalmo.
Lantas apa motif pencurian tersebut, dalam keterangan KHZ kepada penyidik, ia mengaku mencuri motor korban karena dendam. Tersangka mengatakan pernah dibuat sakit hati oleh korban, hingga merencanakan aksi pencurian motor tersebut.(agp/van)