Truk Renggut Nyawa PNS Kota Batu

MALANG - Seorang PNS di lingkungan Pemkot Batu, Sri Purnomo, 38 tahun, mengalami kecelakaan maut sesaat setelah pulang dari kantornya, kemarin (21/10/15) sore. Staf Bidang Kehutanan dari Dinas Pertanian dan Kehutanan Kota Batu ini, terlindas truk di Jl Jetis, Kabupaten Malang, saat hendak pulang ke rumahnya di Kelurahan Merjosari, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang.
Keterangan yang dihimpun Malang Post kemarin, Sri Purnomo mengalami kecelakaan sekitar pukul 16.15 WIB. Saat itu, ia baru saja pulang dari kantornya bersama seorang temannya yang juga merupakan staf Dinas Pertanian dan Kehutanan. Saat kejadian berlangsung, temannya melihat Purnomo sedang menyalip truk dari sebelah kiri. Kemudian, dengan alasan yang belum diketahui, tiba-tiba sepeda motor yang dikendarai Purnomo terjatuh. Lantas kejadian tersebut membuat Purnomo yang posisinya mepet dengan truk yang ia salip.
Seketika itu juga, Purnomo meninggal dunia di tempat. Ia langsung dijemput ambulans dan dibawa ke Kamar Mayat (KM) Rumah Sakit Syaiful Anwar (RSSA) Malang beberapa menit setelah kejadian. Kepala Dinas Pertanian dan Kehutanan Kota Batu, Budi Santoso yang mendapat kabar duka itu langsung menuju ke KM RSSA.
"Sebelum pulang tadi dia masih bersama saya dan satu mobil dengan saya. Terus, sesampainya di kantor dia absen kemudian pulang," kata Tosi, panggilan akrab Budi Santoso, saat ditemui di KM RSSA tadi malam.
Tosi mengaku kaget mendengar kabar tersebut. Sebab, selama ini Purnomo dikenal sebagai staf yang baik. Ia pendiam, namun santun dan disiplin. Peristiwa tersebut, menjadi kabar duka tersendiri di lingkungan Pemkot Malang. Tosi berjanji, pihaknya akan memberi santunan kepada keluarga korban.
"Saat mendengar kabar ini, saya sedang melakukan giat pembinaan petani di Junrejo. Tapi, baru saja duduk untuk membuka acara, saya mendapat kabar tentang peristiwa itu. Jelas saya kaget dan menghubungi staf lainnya untuk segera menghubungi pihak keluarga," tegas Tosi yang juga mengaku panik karena perjalanan menuju RSSA saat itu, kondisi jalan sedang macet.
Sementara Sri Rahayu, saudara ipar Purnomo yang juga tengah berada di KM RSSA tadi malam, mengaku telah menghubungi istri dan orang tua. Sri mengaku tidak menyangka kalau peristiwa tersebut bakal menimpa Purnomo. Sri yang saat itu masih berlinang air mata mengaku, terakhir bertemu Purnomo sekitar dua minggu lalu.
"Dia baru pulang dari Semarang, asalnya Solo. Tadi (kemarin) istri dan orang tuanya sudah kesini. Mereka kembali ke rumah lebih dulu," jelas Sri.
Pantauan Malang Post tadi malam, Sri ditemani suami dan beberapa kerabatnya. Sedangkan, Tosi ditemani sejumlah staf dari Dinas Pertanian dan Kehutanan Kota Batu. Jenazah Purnomo, dibawa ke rumah duka di Merjosari sekitar pukul 19.30 WIB. (erz/ary)