Polres Bongkar Pabrik Elpiji Oplosan

Petugas mengamankan baru bukti elpiji oplosan di Dusun Ngepeh Desa Ngijo Karangploso, kemarin.

Distribusi di Kecamatan Lingkar Karangploso
KARANGPLOSO–Sebuah rumah yang dipakai mengoplos elpiji, di Dusun Ngepeh, Desa Ngijo, Kecamatan Karangploso, digrebek Buser Reskrim Polres Malang, kemarin. Pemilik rumah bernama Zainal Abidin (27), diamankan petugas dan dibawa ke Polres. Selain itu, juga disita sebanyak dua pick up tabung gas elpiji ukuran 3 kg dan 12 kg.
Saat ini, tersangka tersebut sudah diamankan di Mapolres Malang untuk dimintai keterangan. “Ini pelakunya baru saja datang dibawa oleh anggota kami. Selanjutnya, akan kami periksa dan dimintai keterangan, terkait hal ini,” ujar Kanit Idik IV Satreskrim Polres Malang, Iptu Sutiyo SH Mhum, kepada Malang Post, kemarin.
Dijelaskannya, pihaknya baru sebatas mengamankan dan memintai keterangan kepada pelakunya. Tujuannya, untuk menguak kasus pengoplosan elpiji yang meresahkan ini. Sedangkan disinggung mengenai kronologis penggerebekan serta penangkapan pelaku elpiji oplosan ini, dia belum mau memaparkannya secara gamblang.
“Karena masih akan pemeriksaan, jadi dimohon untuk sabar menunggu. Karena kami harus menunggu penyidik untuk memintai keterangan,” terang Perwira Pertama (Pama) dengan dua balok di pundaknya ini.
Sedangkan informasi yang dihimpun, penggerebekan itu, bermula atas laporan dari masyarakat sekitar yang sudah resah sejak lama.
Masyarakat khawatir akan terjadi sesuatu yakni ledakan, bila kegiatan pengoplosan elpiji tersebut dibiarkan begitu saja.
“Semula, adik saya ini adalah agen elpiji biasa. Kemudian, dia mengoplos tabung elpiji yang berbahaya tersebut,” kata Budiono, kakak pelaku. Dijelaskannya akibat pengoplosan itu, warga sekitar menjadi terganggu.
Terutama terganggu dengan bau gas yang cukup menyengat, ketika proses pengoplosan tersebut. Hal ini, tentunya membuat warga sekitar menjadi resah. Lantaran dikhawatirkan sewaktu-waktu bisa jadi ledakan maupun kebakaran.
“Saya sudah mengingatkan sebanyak tiga kali, lantaran baunya sangat menyengat. Namun, peringatan tersbeut, tidak didengarkannya. Dia juga tetap melakukan kegiatan oplos gas yang meresahkan warga itu,” paparnya. Akibatnya, warga yang resah melaporkan kejadian tersebut ke petugas kepolisian.
Diperoleh informasi, pengoplosan yang dilakukan oleh pelaku itu, sejak satu tahun belakangan ini. Sedangkan gas elpiji itu, didistribusikan dan dijual ke Karangploso, Singosari dan Dau.(big/ary)