Warga Bareng Nekat Curi Dua Motor

TERSANGKA ; Petugas menunjukkan foto Wardianto saat di Mapolsekta Klojen.
MALANG – Wardianto alias Tompel alias Adi, 25 tahun, warga Jalan Bareng Raya II, Kelurahan Bareng, Kecamatan Klojen, selama beberapa hari terakhir harus berurusan dengan anggota reskrim Polsekta Klojen. Pria yang kesehariannya bekerja sebagai tukang becak ini ditangkap petugas dengan tuduhan melakukan pencurian sepeda motor.
Kapolsekta Klojen Kompol Teguh Priyo Waseso menjelaskan dari tangannya petugas tidak hanya mengamankan kunci T. Sebagai barang bukti, petugas juga mengamankan dua unit motor, masing-masing Honda Supra X 125 nopol N 2562 AW dan motor Yamaha Mio nopol N 4742  DG.
“Honda Supra X yang kami amankan merupakan hasil curian yang dilakukan tersangka Sabtu (17/10) lalu. Motor tersebut dilaporkan hilang oleh pemiliknya yaitu Wahyudi, 34 tahun, warga Jalan Bareng Raya II,’’ katanya kemarin.
Ditambahkan bahwa  motor Yamaha Mio nopol N 4742 DG dicuri tersangka Rabu (29/7) lalu. Motor tersebut milik Buchori Muslim, 49 tahun, warga Jalan Karang Duren Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang yang hilang di depan warnet Radisa, Jalan Arief Margono Kota Malang.“Sementara ini, untuk tersangka penahananannya kami titipkan ke sel tahanan Polres Malang Kota,’’ tambah Teguh.
Terungkapnya Wardianto sebagai pelaku pencurian motor sendiri dijelaskan Teguh tak lain dari hasil penyelidikan. Semula petugas mendapat laporan tindak pidana pencurian motor Honda Supra X 125 di Jalan Bareng Raya II. Laporan tersebut oleh petugas langsung ditindak lanjuti dengan penyelidikan. Tidak hanya korban yang dimintai keterangan, beberapa warga juga dimintai keterangan sebagai saksi.
Dari keterangan para saksi inilah, kemudian diketahui jika Wardianto sebagai pelakunya. Saat itu juga petugas langsung memburu tersangka, dengan mendatangi rumahnya, Rabu (21/10) siang lalu.
Kedatangan petugas membuat Wardianto kaget. Tapi begitu, dia memilih untuk menyerah, saat petugas melakukan penangkapan. Saat itu petugas langsung melakukan penggeledahan, dan ditemukan satu kunci T.
Barang bukti tersebut meyakinkan petugas, jika Wardianto adalah pelaku pencurian motor. Sehingga saat itu juga pria yang kesehariannya bekerja sebagai tukang becak ini digelandang menuju ke Mapolsekta Klojen.“Awalnya tersangka memang tidak mengaku. Namun setelah ditanya terus menerus, dia akhirnya mengakui perbuatannya,’’ tambah Kapolsek.
Selain itu, Wardianto juga mengatakan jika motornya sudah dijual kepada  seseorang warga Kecamatan Donomulyo. Pengakuan Wardianto inipun langsung ditindak lanjuti. “Tersangka menjual kepada seseorang, dan saat ini sedang kami buru. Motor itu sendiri kami temukan di ladang di daerah Donomulyo,’’ urai Teguh.
Yang menarik, Wardianto juga mengaku pernah mencuri motor Yamaha Mio di wilayah Jalan Arif Margono. Hanya saja, untuk Motor Mio hasil curian itu tidak dijual oleh tersangka. Tapi motor tersebut ditinggal tersangka di Jalan Raya Lansep. Alasan tersangka meninggalkan motor tersebut karena tidak ada orang yang membeli.
Kepada petugas Wardianto mengaku mencuri motor karena untuk kebutuhan sehari-hari. Motor Honda Supra X tersebut dijual Rp 1 juta. Dan uang itu sudah habis untuk makan dan keperluan kesehariannya. Bukan itu saja, wardianto juga mengatakan dia mencuri motor dengan kunci T belajar dari tayangan televisi. (ira/nug)