Marak, Pencurian Modus pecah kaca mobil

IDENTIFIKASI :  Petugas Unit Ident Polres Malang Kota melakukan identifikasi sidik jari pelaku yang tertinggal di pintu mobil
MALANG – Pencurian dengan modus pecah kaca mobil terjadi di Jalan Terusan Cikampek,pada Jumat siang kemarin. Pelaku diduga berjumlah lebih dari dua orang berhasil membawa kabur tas berisi laptop, HP dan dompet milik Sifty Rizky Puspitasari, 21 tahun, warga Jalan Batu Bara, Kota Malang, setelah memecahkan kaca tengah kanan mobil Suzuki Karimun nopol N 467 CM yang diparkir korban di TKP.
Kepada petugas, Rizky mengatakan peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 12.30. Siang itu, Rizky baru saja jalan-jalan dan berniat mengantar temannya yang indekos di Jalan Terusan Cikampek.  Namun begitu, karena ada sesuatu yang diambil, Rizky pun ikut turun mobil setelah memarkirnya tidak jauh dari Kelurahan Penanggungan. “Karena hanya sebentas, saya tidak membawa tas,’’ kata Rizky seraya mengungkapkan bahwa  tas punggung miliknya itu diletakkan di jok belakang, kanan.
Selang 15 menit kemudian, saat kembali ke mobil Rizky kaget. Pasalnya, saat itu banyak orang yang mengerubung mobilnya. Tapi dia lebih kaget lagi, saat kaca belakang kanan mobilnya pecah. “Saat itu saya langsung mengecek, ternyata tas saya berisi laptop, HP dan dompet hilang,’’ katanya.
Dipaparkan bahwa di dalam mobil tersebut sebenarnya  ada dua tas. Tapi hanya satu tas saja yang dibawa kabur pelaku. “Satu tas di jok depan, sempat pindah ke jok belakang kanan. Tapi tas yang di jok belakang kanan langsung dibawa kabur pelaku,’’ kata Rizky,
Aksi pencurian ini sendiri sempat kepergok oleh warga. Bahkan, saat itu warga sempat melakukan pengejaran terhadap pelaku. Tapi sayang, upaya tersebut gagal. Pelaku yang mengendarai motor Yamaha Vixion berhasil kabur, dengan membawa tas milik korban.
Sementara itu, sehari sebelumnya pada  Kamis (22/10) malam lalu, pencurian dengan modus pecah kaca mobil juga terjadi di Jalan Simpang Borobudur, Kecamatan Mojolangu, Kota Malang. Pelaku berhasil membawa kabur tas berisi kalung seberat 6 gram, milik Fireka Imsa Sastia Juni Antika, 25 tahun, warga Jalan Gadang Gg 4, Kota Malang.
Bahkan, pelaku tidak beraksi saat mobil Honda Jazz N 1028 BD milik korban parkir. Tapi pelaku beraksi saat mobil dalam kondisi berjalan. “Waktu itu saya hendak pulang setelah memberikan bimbingan belajar untuk adik-adik dokter muda di Jalan Simpang Borobudur. Baru berjalan, tiba-tiba kaca depan kiri pecah, dan pelaku membawa tas milik saya,’’ kata dokter salah satu Puskesmas di Kabupaten Malang ini. Kejadian ini membuat Ferika shok. Ya, dia sama sekali tidak menyangka jika ada pelaku sangat nekat. “Terus terang saya tidak menyangka sama sekali. Saya shok, dan kaget sekali,’’ katanya.Oleh karenanya, Ferika pun memilih pulang lebih dulu ke rumahnya. Dan baru pagi kemarin, dia melapor ke Polres Malang Kota.
Terpisah Kasubag Humas Polres Malang Kota AKP Nunung Anggraeni membenarkan kejadian pencurian dengan modus pecah kaca mobil. Saat ini kasus tersebut masih diselidiki. “Perkaranya ditangani anggota reskrim Polres Malang Kota. Saat ini masih dilakukan penyelidikan,’’ katanya. Ia juga memberikan himbauan kepada warga untuk tidak sembarangan meninggalkan barang di dalam mobil. Serta warga agar  tidak sembarangan meletakkan atau memarkir mobilnya. “Warga harus melakukan antisipasi awal, pertama memarkir mobil di tempat yang ada penjaganya, kedua tidak meninggalkan barang berharga di dalam mobil,’’ tandasnya. (ira/nug)