Belanja Online, Tertipu Jutaan Rupiah

MALANG – Pelaku penipuan dengan modus menawarkan barang dengan harga murah terus beraksi di dunia maya. Kali ini yang menjadi korban adalah Rizky Iskandarisyah, 28 tahun, warga Pondok Blimbing Indah, Kelurahan Polowijen, Kota Malang. Rizky harus kehilangan uang Rp 5,7 juta, setelah tertarik membeli laptop gaming merk Asus ROG type G550J.
Kepada petugas, Rizky menceritakan, penipuan ini berawal saat dia berselancar di dunia maya. Dengan membuka akun OLX, Rizky mulai mencari laptop. Saat itulah, dia tertarik dengan iklan penjualan Laptop merek Asus ROG type G550J. Pasalnya La ptop yang dijual dengan harga resmi Rp 15 juta di iklan tersebut dijual hanya Rp 7 juta.
Tanpa banyak kata, Rizky langsung menghubungi pelaku melalui BBM. “Dalam iklan tersebut selain nomor telepon, pelaku juga menuliskan PIN BBM, untuk penawaran barang. Oleh korban PIN BBM pelaku ini langsung diinvite,’’ kata petugas.
Seketika itu transaksi dilakukan oleh korban dengan pelaku. Sehingga keduanya pun sepakat Laptop tersebut dibeli dengan harga Rp 5,7 juta. Tanpa curiga, korban pun langsung mentransfer uang Rp 5.7 juta tersebut melalui ATM BCA di Pondok Blimbing Indah.
Tidak lama setelah transfer, korban menghubungi pelaku untuk memberitahu jika dia sudah transfer. Bahkan bukti transfer pun langsung difoto untuk dikirimkan ke pelaku melalui BBM. Saat itu pelaku pun berjanji untuk segera mengirimkan laptop yang dibeli oleh korban.
Janji tinggal janji. Hingga kemarin, Laptop Asus ROG type G550J yang dibeli korban belum datang juga. Korban pun curiga. Terlebih BBM korban juga telah di delcont, dan nomor telepon pelaku juga sudah tidak aktif. Yakin dirinya menjadi korban penipuan, Rizky kemudian melapor ke Polres Malang Kota.
Terpisah, Kasubag Humas Polres Malang Kota AKP Nunung Anggraeni membenarkan adanya laporan tersebut. Dia pun menyesalkan masih ada warga yang terkena tipu pembelian barang melalui online. Tapi begitu, sebagai polisi pihaknya tidak pernah lelah untuk terus memberikan himbauan dengan harapan tidak ada lagi warga yang menjadi korban. “Kepada warga harus hati-hati saat ingin membeli barang, dan selalu melakukan pengecekan. Jangan mudah percaya dengan barang murah yang ditawarkan melalui internet,’’ tandasnya.(ira/aim)