Copet Rambah Jalan Ijen

MALANG – Apes dialami Sulvi Sofiana, 24 tahun, indekos di Jalan Bantaran, Kota Malang. Pagi kemarin, gadis yang berprofesi sebagai jurnalis ini menjadi korban pelaku pencurian, saat dia sedang berjalan-jalan di Jalan Raya Ijen. Pelaku berhasil membawa dompet berisi uang Rp 500 ribu, ATM dan kartu identitas serta surat-surat penting. Kasus ini oleh Sulvi langsung dilaporkan ke Polsekta Klojen.
Diterangkan oleh gadis berjilbab ini, awalnya dia datang di Jalan Ijen untuk liputan salah satu event yang digelar di area Jalan Ijen. Setelah memarkir motornya di tempat yang aman, Sulvi pun langsung berjalan kaki menuju event yang akan diliputnya.
Saat itu, itu  gadis asal Dusun Sawahan RT03 RW01, Desa Sidomulyo, Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto ini sama sekali tidak merasa kawatir. Dompet yang miliknya diletakkan dalam tas yang dicangkolong bersama kameranya. Dia melewati kerumunan warga.
“saya tidak curiga dan terus jalan saja. Memang pagi itu berdesakan, tapi saya sama sekali tidaki kamatir, karena saya pikir posisi dompet ada dalam tas,’’ katanya.
Sulvi baru sadar dompetnya hilang setelah sampai di depan area event yang diliputnya. Saat itu dia sedang mengambil ponsel, dan melihat kondisi tasnya sudah terbuka. “saya langsung ngecek. Ternyata dompet saya sudah hilang,’’ tambahnya.
Lantaran yang hilang adalah kartu identitas dan berbagai surat penting, Sulvi pun buru-buru menyudahi liputannya. Berasama salah satu rekannya, dia langsung ke Polsekta Klojen untuk membuat laporan. “Saya berharap pelaku mau mengembalikan, minimal surat-surat dan identitas di dalam dompet bisa kembali,’’ katanya.
Sebetulnya kasus pencurian di Jalan Ijen bukan kali pertama ini terjadi. Seminggu lalu, salah seorang pengunjung Car Free Day juga menjadi korban pencurian. Pelaku berhasil membawa kabur tas tangan milik Indah, 22 tahun, warga Jalan Bunul, Kota Malang. tidak hanya membawa kabur uang dan surat-surat, pelaku juga membawa kabur ponsel milik korban. Kasus ini juga dilaporkan korban ke Polsekta Klojen.
Sementara itu Kapolsekta Klojen Kompol Teguh Priyo Waseso saat dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian tersebut. Bukan itu saja, Teguh juga mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan. “Sudah laporannya sudah kami terima, saat ini sedang diselidiki,’’ katanya.(ira/feb)