Kebakaran ,Ludeskan Rumah di Jalan Candi Panggung

MALANG – Sebuah rumah di Jalan Candi Panggung RT01 RW18, Kelurahan Mojolangu, Kelurahan Lowokwaru, Senin (2/11) dinihari kemarin ludes terbakar. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun kebakaran tersebut membuat warga sekitar panik.
Terlebih,  lokasi rumah yang terbakar sangat dekat pemukiman. Beruntung, petugas PMK  yang datang, sigap melakukan pemadaman. Sehingga kekawatiran warga api merembet ke rumah mereka pun tidak terjadi.
Kasbih, 60 tahun, pemilik rumah selamat dari kobaran api. Pria renta ini langsung terbangun, dan keluar rumah saat mendengar teriakan warga. Tapi begitu, Kasbih sendiri bingung. Begitu rumahnya yang diperoleh dari program bedah rumah tersebut terbakar dirinya tidak lagi memiliki tempat tinggal.
Ilham, salah satu warga menuturkan kebakaran terjadi sekitar pukul 03.00.  Saat itu  dia melihat asap tebal keluar dari rumah korban. Ilham pun kaget dan seketika curiga. Sehingga tanpa berpikir panjang, dia langsung berteriak kebakaran. Bahkan, saat itu Ilham juga mencari serta membangunkan Kasbih agar keluar dari rumahnya yang berselimut api.
Teriakan Ilham didengar warga sekitar, yang seketika keluar rumah. Menggunakan peralatan seadanya warga pun langsung membantu memadamkan kobaran api. Tapi begitu, bukannya padam, api terus membesar. Tidak ingin api merembet, warga kemudian melapor ke Polsekta Lowokwaru dan PMK Kota Malang. Enam unit mobil PMK datang, dan langsung melakukan pemadaman. Upaya itu membuahkan hasil. Terbukti 30 menit kemudian api betul-betul padam.
Begitu api padam, petugas Polsekta Lowokwaru langsung melakukan olah TKP, untuk mencari penyebab kebakaran. “Saat ini masih diselidiki,’’ kata Kapolsekta Lowokwaru Kompol Supriyono. Beberapa informasi menyebutkan jika kebakaran tersebut akibat ulah Kasbih yang sering bakar-bakar di dalam rumah. Bahkan, beberapa warga juga sempat melibat malam sebelum kebakaran terjadi Kasbih membuat api di dapur rumahnya, dan kerap lupa mematikan.
“Untuk kepastiannya kami masih melakukan penyelidikan. Tapi dari keterangan warga sekitar menyebutkan jika pemilik rumah kerap melakukan bakar-bakar di dalam rumah, dan kerap lupa memadamkan, dan langsung ditinggal tidur,’’ tandas Supriyono.(ira/nug)