Tiga Jam, Dua Truk Terguling

MALANG – Sebuah truk nopol N 8831 UL mengangkut oli kemarin terguling di Jalan PBI Tama,  Perumahan Pondok Blimbing Indah. Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan  pada  pukul  14.00 tersebut. Hanya saja, Imam Qoirudin, 27 tahun, warga Jalan Kendalsari Gg III, Malang mengalami luka-luka dan harus dilarikan ke RS Persada Malang. Tapi karena lukanya cukup serius, Imam langsung dirujuk ke RSSA Malang.
“Imam Qoirudin korban luka, adalah penumpang. Saat kejadian dia berada di atas bak truk, dan terlempar begitu truk terguling,’’ terang Kanit Laka Polres Malang Kota Ipda Yunaedi kepada Malang Post.
Ditambahkan, pengemudi truk yakni Joko Slamet, 27 tahun, warga Desa Langslang RT02 RW04, Kecamatan Singosari tidak mengalami luka apapun. Termasuk kernet truk yakni Junaidin, 34 tahun, warga Jalan Arjuna, Desa Pendem, Kecamatan Junrejo,  juga tidak mengalami luka.
Informasi  dihimpun Malang Post menyebutkan bahwa  kecelakaan ini bermula saat truk mengangkut oli berjalan dari barat ke timur. Saat melewati bundaran yang ada di area perumahan, Joko yang mengemudikan truk sama sekali tidak mengurangi kecepatan. Tidak jelas penyebabnya, truk mendadak oleng ke kiri. Sontak, Imam membanting kemudinya ke kanan, sambil berusaha mengurangi laju truk dengan menginjak pedal rem.
Bukannya berhenti, bodi truk justru terguling ke kanan. Bodi truk juga sempat terseret hingga 5 meter, hingga kemudian berhenti di depan rumah 01-C1, dengan posisi kepala truk menyerong ke timur selatan. Tergulingnya truk ini seketika direspon warga. Mereka kemudian membantu menurunkan barang. Selanjutnya, truk langsung dievakuasi.
Sementara kecelakaan melibatkan kendaraan truk juga terjadi di Jalan Sunandar Priyo Sudarmo kemarin. Tiga jam sebelumnya, sekitar pukul 11.00 truk nopol N 8094 UC, mengangkut silica board tergelincir di jalan tersebut. Kendati tidak ada korban jiwa, kecelakaan ini membuat arus kendaraan ini jalan tersebut macet. Kendaraan yang melintas, tidak bisa menjalankan kendaraannya secara lancar, alias harus perlahan.  Saat itu anggota Satlantas Polres Malang cukup sigap untuk melakukan pengaturan. Sehingga arus yang awalnya macet total pun sedikit demi sedikit lancar.
Kasatlantas Polres Malang Kota AKP David Triyo Prasojo menjelaskan kecelakaan ini bermula saat kendaraan truk mengangkut silica board seberat 29 ton berjalan dari utara ke selatan. Namun saat itu truk berjalan sedikit tepi. Sehingga saat di TKP ban belakang truk ambles masuk ke saluran air. “Karena beban truk cukup berat yaitu 29 ton, proses evakuasinya pun memakan waktu lama. Tapi tadi anggota cukup sigap melakukan pengaturan di lapangan, sehingga kondisi arus tidak sampai macet total,’’ tandas Kasat.(ira/nug)