Dua Warga Jalan Pattimura Diamankan

MALANG – Genderang perang melawan perjudian terus ditabuh anggota Polsekta Klojen. Terbukti satu persatu pelaku judi berhasil diamankan. Kali ini, petugas mengamankan dua pelaku judi togel. Yakni Agustin alias Titin, 40 tahun, warga Jalan Patimura Gg XVI, Kelurahan/Kecamatan Klojen, dan Bagio, 47 tahun, warga Jalan Patimura Gg X, Kota Malang. Dari tangan keduanya petugas mengamankan barang bukti dua unit HP dan uang Rp 150 ribu.
Dijelaskan Kapolsekta Klojen Kompol Teguh Priyo Waseso, kedua tersangka ini ditangkap petugas Senin (2/11) lalu. Keduanya ditangkap di tempat berbeda. Yaitu Agustin alias Titin di tangkap di warung kopi depan pintu masuk Pasar Klojen. Sedangkan Bagio ditangkap di area parkir tak jauh dari rumahnya. “Titin adalah pengepul, sedangkan Bagio adalah pengecer,’’ ujar Kapolsek,
Dia memamaparkan, kali pertama ditangkap adalah Titin. Semula petugas mendapat informasi jika di warung kopi depan pintu masuk pasar Klojen kerap ada transaksi judi togel. Informasi tersebut langsung diselidiki petugas, dengan mendatangi warung kopi tersebut. Dari penyelidikan ini, petugas melihat Titin kerap melayani pembelian togel. Saat itu juga petugas menangkap Titin.  
Ponsel yang digunakan Titin sebagai media menjual kupon togel langsung diamankan petugas. Setelah diperiksa, petugas tidak hanya menemukan SMS terkait transaksi kupon judi togel, tapi juga menemukan nama Bagio, yang menjadi pengecer togel. Saat itu juga petugas memburu Bagio. Sekalipun sempat mengelak, tapi Bagio kemudian menyerah, setelah bukti SMS transaksi togel ditunjukkan kepadanya. Daat itu juga, Bagio digelendeng menuju Polsekta Klojen.
Sementara itu, Titin sendiri bukan kali pertama ini tertangkap petugas karena kasus perjudian togel. Sebelumnya, wanita yang masih lajang ini pernah dua kali masuk bui. Tapi begitu, Titin tidak pernah kapok. Terbukti, dia masuk berjualan togel. “Tersangka Titin mengaku menyetorkan uang penjualan togel kepada seseorang bernama Hamid. Hanya saja dia mengaku tidak tahu rumah Hamid,’’ kata Kapolsekta. Selain itu Teguh juga mengatakan, dari penjualan togel Titin mendapatkan 25 persen. Hanya saja, 20 persennya diberikan kepada pengecer. “Tersangka memiliki tiga pengecer. Satu sudah kami amankan, dua lainnya sedang diburu,’’ ucap Teguh yang mengataan dalam kasus ini baik Titin maupun Bagio dikenakan pasal 303 KUHP dengan ancaman hukuman lima tahun penjara.(ira/nug)