Niat Beli Anjing Siberian Husky, Rp 2,75 Juta Amblas

MALANG – Pelaku penipuan terus bergerilya di dunia maya. Dengan berbagai upaya mereka menjerat para korbannya. Kali ini yang menjadi korban adalah Agung Mulia Jaya, 37 tahun, tinggal di Kecamatan Blimbing Kota Malang. Agung harus kehilangan uang Rp 2,75 juta, setelah melakukan transaksi pembelian seekor anjing jenis Siberian Husky.
Kepada petugas Agung menceritakan, penipuan itu terjadi Senin  (26/10) lalu. Awalnya, Agung berniat mencari binatang peliharaan yaitu anjing jenis Siberian Husky. Tanpa curiga, Agung langsung mencarinya di internet dengan membuka web jual beli OLX.co.id. Tidak lama setelah mencari, Agung menemukan iklan penjualan anjing jenis Siberian Husky.
“Pelapor tertarik, dan langsung menghubungi pemasang iklan melalui kontak BBM dan telepon yang dicantumkan terlapor atas nama Darli,’’ kata petugas, yang menyebutkan, PIN BBM terlapor sesuai yang disebutkan adalah 2B438341 dan nomor telepon terlapor adalah 082236186020.
Setelah berkomunikasi, antara pelapor dan terlapor pun kemudian sepakat dengan harga Rp 2,75 juta. Tanpa banyak kata Agung langsung mentransfer uang melalui ATM BCA SPBU Ciliwung. Transfer uang dilakukan tiga kali. Pertama Agung mentransfer uang Rp 1.5 juta ke rekening BRI atas nama Darli, selanjutnya mentransfer lagi Rp 750 ribu, dan terakhir mentransfer uang Rp 500 ribu. Total uang yang ditransfer Rp 2,75 juta.
Setelah proses transfer sukses, Agung pun menghubungi terlapor. Tidak lupa dia juga memfoto bukti transfer untuk dikirimkan kepada terlapor. Dan saat itu terlapor yang mengaku bernama Darli mengatakan segera mengirim anjing jenus Siberian Husky kepada pelapor.
Tapi begitu, janji tinggal janji. Anjing Siberian Husky yang dibeli Agung tidak pernah sampai hingga saat ini. “Pelapor sempat beberapa kali menghubungi terlapor, namun begitu terlapor selalu memberi janji, tapi tidak ditepati sampai saat ini,’’ tambah petugas.
Agung pun curiga dia menjadi korban penipuan. Terlebih saat ini, terlapor menghapus kontak BBM nya. Bukan itu saja, nomor telepon terlapor juga tidak bisa dihubungi lagi. Sehingga kemarin, dia pun memilih untuk melapor ke Polres Malang Kota.
Terpisah Kasubag Humas Polres Malang Kota AKP Nunung Anggraeni membenarkan adanya laporan tersebut. “Laporannya sudah kami terima dan saat ini masih dilakukan penyelidikan,’’ kata Nunung. Tidak hanya itu saja, terkait dengan kejadian ini, Nunung kembali memberikan himbauan kepada seluruh masyarakat untuk selalu berhati-hati jika bertransaksi online. “Pelaku penipuan selalu mengincar korban. Agar tidak terjadi, korban harus waspada. Jika melakukan pembelian secara online harus teliti dengan toko atau orang yang menjualnya,’’ tandasnya.(ira/aim)