Copet HP Babak Belur Dihajar Massa

MALANG - Musleh, 36 tahun, warga Jalan Kebalen Wetan, Gg Mawar, Kecamatan Kedungkandang Rabu lalu, babak belur dihajar massa. Ia tertangkap tangan mencopet HP milik penonton pesona budaya (karnaval) di Jalan Hayam Wuruk, Desa Gondanglegi Wetan, Kecamatan Gondanglegi.
Beruntung, petugas Polsek Gondanglegi yang saat itu sedang melakukan pengamanan segera mengamankannya. Bersama dengan barang bukti HP yang dicopet, tersangka digelandang ke Mapolsek Gondanglegi.
"Pengakuan tersangka melakukan aksi copet seorang diri. Namun kami masih terus mengembangkannya, karena ada dugaan lebih dari seorang," terang Kapolsek Gondanglegi, Kompol Budi Harianto.
Informasi yang diperoleh, sore itu sekitar pukul 15.00, korban Acik Dian Rahmawati, 26 tahun, warga Jalan S Parman, Gondanglegi sedang melihat acara pesona budaya bersama dengan saudaranya. Saat sedang asyik nonton ini, korban didekati oleh pelaku yang kemudian berdiri di belakangnya.
Selanjutnya dengan kecepatan tangan, tersangka lalu merogoh HP milik korban yang ada di dalam tas. Mungkin karena gugup, HP tersebut jatuh hingga diketahui warga dan korban. Seketika korban lalu meneriaki maling.
Warga sekitar yang mendengar, lalu menangkap tersangka. Selanjutnya tanpa ada komando, warga langsung menghakiminya hingga babak belur. Baru setelah itu, tersangka diserahkan ke petugas Polsek Gondanglegi.
"Pengakuannya, tersangka ini sudah beberapa kali mencopet. Tidak hanya di Gondanglegi, tetapi juga pernah beberapa kali mencopet di Surabaya dan Kota Malang," jelas mantan Kapolsek Sumberpucung.(agp/aim)