Pakai ‘’Kolor Ijo’’, Curi 11 HP

Eko Sugiantoro pencuri ‘Kolor Ijo’ hanya bisa menyesali perbuatannya kemarin.

MALANG – Kolor ijo tidak sekadar ada di legenda. Pelaku pencurian hanya menggunakan celana dalam (kolor) berwarna hijau juga beraksi di wilayah hukum Polres Malang Kota. Adalah, Eko Sugiantoro, 28 tahun. Menariknya,  warga Jalan Angka Wijaya, Desa Sido Rahayu, Kecamatan Wagir ini hanya menggunakan  celana ‘’kolor ijo’’ saat beraksi.
Saat membobol conter Handphone Bell Comm, Minggu (25/10/15) lalu. Pria yang kesehariannya bekerja serabutan ini hanya menggunakan celana dalam berwarna hijau. Dalam rekaman CCTV, Eko beraksi dengan memanjat tembok dan membobol plafon. Setelah berada di dalam, pria ini langsung mengambil ponsel yang ada dalam. Satu persatu ponsel dimasukkan dalam tas plastik yang ada di konter tersebut.
“Di konter tersebut tersangka mencuri 11 unit HP, lima diantaranya adalah iPhone, sedangkan sisanya berbagai merek,’’ terang Kasubag Humas Polres Malang Kota AKP Nunung Anggraeni saat rilis kemarin.
Eko  berhasil  ditangkap petugas Kamis (5/11/15) lalu di Pertokoan Malang Plaza. Eko ditangkap saat hendak menjual barang curiannya. Saat ditangkap, Eko sama sekali tidak melakukan perlawanan. Dia cenderung menyerah. Bahkan saat digelendeng petugas ke Polres Malang Kota, dia juga pasrah. “Dari 11 HP hasil curian, lima diantaranya sudah dijual. Total dia mendapatkan uang Rp 8.3 juta. Tersangka memang tidak menjual sekaligus ponsel hasil curiannya, dengan alasan dia menjual saat butuh uang,’’ katanya.
Selain itu, Eko juga mengatakan uang hasil penjualan handphone sudah habis digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, dan  membayar cicilan motor Honda CBR150. “Total tersangka mengaku melakukan pencurian di empat TKP. Selain di toko handphone Bell Comm, dia juga mencuri di toko Handphone PT Kurnia Jaya. Di toko ini tersangka mencuri uang Rp 35 juta. Dia juga mencuri di toko handphone di wilayah Kjolen, dia mengambil 10 HP dan uang Rp 3.5 juta,’’ tambah Nunung yang mengatakan satu TKP lagi adalah toko handphone di wilayah Singosari Kabupaten Malang. Dalam kasus pencurian ini, Eko dikenakan pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara.
Eko mengaku  tidak menggunakan jimat saat melakukan aksinya. Kalaupun dia hanya berkolor ijo saat beraksi, tak lain karena dia tidak ingin pakaiannya kotor. “Saya hanya punya beberapa celana dalam semuanya berwarna hijau. Kalau mencuri saya melepaskan pakaian dan celana, agar tidak kotor sekaligus untuk menghilangkan jejak,’’ tandasnya.(ira/nug)