Renggut nyawa anggota Yon Armed

DIAMANKAN  :  Truk gandeng N 9261 UA dan motor Kawasaki Ninja B 3343 SNW milik korban diamankan petugas.

MALANG
– Kecelakaan mengakibatkan korban jiwa terjadi di simpang tiga Jalan Panglima Sudirman, dinihari kemarin. Korban tewas  Marwan, 24 tahun, tinggal di Asrama Yon Armed, RT02 RW11, Kelurahan Candirenggo, Singosari. Marwan tewas dengan kondisi sangat mengenaskan. Perut anggota Yon Armed ini jebol, setelah terlindas truk gandeng nopol N 9261 UA, yang dikemudikan oleh Nanang Faliti Ridlo W, 40 tahun, warga Desa Panggungrejo, Kecamatan Kepanjen.
Nanang sendiri oleh petugas langsung diamankan, sesaat setelah kejadian. Bahkan, sampai berita ini diturunkan, Nanang masih menjalani pemeriksaan oleh petugas Unit Laka Polres Malang Kota. “Setelah mendapat laporan dinihari tadi kami langsung bertindak dengan mendatangi TKP, serta meminta keterangan para saksi. Selain itu kami juga meminta keterangan saksi,’’ kata Kanit Laka Polres Malang Kota Ipda Budi Yoenaedi kepada Malang Post.
Junaedi begitu Budi Yoenaedi akrab dipanggil juga mengatakan, baik motor motor yang dikendarai Marwan maupun truk gandeng juga diamankan petugas sebagai barang bukti. “Karena kasusnya melibatkan anggota TNI, tadi anggota Denpom V/3 Brawijaya juga turun untuk melakukan olah TKP,’’ katanya.
Sementara kecelakaan itu terjadi berawal saat Nanang mengemudikan truk gandeng dari arah selatan ke utara. Tidak dijelaskan apa muatan truk gandeng tersebut,tapi  saat itu Nanang yang ditemani oleh Prasetyo Putra, 25 tahun, warga Jalan Panggungrejo, Kabupaten Malang, cukup berhati-hati melajukan truknya.
“Lampu traffic light saat itu dalam kondisi netral (kuning). Truk sudah melewati lampu sebelah selatan,’’ kata salah satu saksi mata. Saat itulah, tiba-tiba melaju motor Kawasaki Ninja B 3343 SNW. Dari arah barat, motor yang dikemudian Marwan melaju dengan kecepatan tinggi.  Entah kaget dengan adanya truk, yang jelas Marwan sempat mengerem mendadak laju motornya.  
Akibatnya, Marwan pun jatuh, saat motornya belok ke kiri menuju arah utara. “Motor korban jatuh ke kiri, sedangkan tubuh korbannya sedikit ke kanan,’’ kata saksi, yang mengatakan posisi tubuh korban tepat berada di bawah gandengan truk. Karena kondisi sangat dekat, pengemudi truk tidak bisa mengerem. Tubuh Marwan pun terlindas ban kiri gandengan truk.“Truk langsung menepi dan berhenti sesaat setelah kecelakaan terjadi,’’ tambah saksi tersebut.
Sementara warga yang melihat kecelakaan tersebut berusaha memberikan pertolongan. Tapi begitu, warga kemudian memilih melapor ke unit laka Polres Malang Kota setelah melihat kondisi Marwan yang mengenaskan. “Lukanya di bagian perut, dan langsung meninggal di TKP,’’ tambah saksi.
Siapa  tersangka dalam kecelakaan ini? Junaedi mengaku masih melakukan penyelidikan. Namun begitu, dia juga memberikan himbauan kepada seluruh masyarakat, agar selalu berhati-hati saat mengemudikan kendaraan, dan memprioritaskan kendaraan yang melaju lurus. “Kami kembali menghimbau kepada masyarakat khususnya pengguna jalan untuk selalu berhati-hati, dan mengurangi laju motor saat berada di area traffic light meskipun lambu dalam kondisi netral (berwarna kuning). Selain itu pengguna jalan juga wajib mentaati rambu-rambu,’’ tandas perwira pertama dengan satu balok di pundak ini.(ira/nug)