Pembunuh Istri dan Anak Segera Disidang

KEPANJEN – Ingat dengan Abdullah Lutfianto, pelaku pembunuhan sadis terhadap istri dan anaknya yang menggemparkan warga Desa Argosari, Kecamatan Jabung, Selasa (4/8) lalu?  Kasusnya kini memasuki babak baru. Berkas perkara pembunuhan yang menghebohkan itu  sudah dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Kepanjen.
“Berkas perkara pembunuhan dengan pelaku Abdullah sudah kami limpahkan ke Kejaksaan Negeri Kepanjen. Kemarin (Jumat) adalah pelimpahan berkas tahap kedua setelah dinyatakan lengkap (P21),” ujar Kanit UPPA Polres Malang, Iptu Sutiyo SH MHum.
Dengan pelimpahan berkas tahap kedua tersebut maka penyidikan dan penahanan Abdullah sudah menjadi tanggungjawab Kejaksaan Negeri Kepanjen. Sekarang ini, hanya tinggal menunggu waktu sidangnya.
“Setelah berkas dikaji, Kejaksaan nantinya segera mendaftarkan ke Pengadilan Negeri Kepanjen untuk proses persidangan. Ketika kami limpahkan ke Kejaksaan Negeri Kepanjen, kondisi Abdullah sehat tidak ada masalah apapun,” ujarnya.
Kasi Pidana Umum (Pidum) Kejari Kepanjen, Slamet SH  saat dikonfirmasi masih belum mengetahui perkaranya. Namun ia akan segera menanyakan kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang akan menanganinya. “Saya baru seminggu menjadi Kasi Pidum. Nanti akan saya tanyakan terlebih dahulu,” katanya.
Berdasarkan perbuatan sadis yang dilakukannya, Abdullah  dijerat pasal 44 ayat 3 tentang kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dengan ancaman 15 tahun. Dan pasal 80 ayat 3 tentang perlindungan anak yang mengakibatkan meninggal dunia, dengan ancaman hukuman 10 tahun.
Sekadar diketahui, pembunuhan sadis Selasa (4/8) lalu  dini hari lalu menggemparkan warga Desa Argosari, Kecamatan Jabung. Abdullah Lutfianto, tega menghabisi nyawa istrinya,  Wiwik Halimah, 48 tahun dan anak bungsunya, Putri Sari Devi, 16 tahun. Kedua korban dihabisi dengan menggunakan senjata tajam jenis pancor.
Setelah dipastikan meninggal dengan sejumlah luka di sekujur tubuh, kedua korban lalu dibakar. Sementara tersangka usai membunuh mencoba bunuh diri dengan minum bensin, obat asma serta cairan pembersih lantai. Aksi pembunuhan tersebut karena tersangka Abdullah sakit hati dan jengkel lantaran diusir dari rumah dan akan diceraikan oleh istrinya.(agp/van)