Handphone Shop di Jalan Soekarno Hatta Dibobol Maling

TKP : Handphone Shop SCP GSM  di Jalan Soekarno Hatta dibobol mengakibatkan kerugian ratusan juta kemarin.
MALANG – Handphone Shop SC GSM Kompleks Ruko Semanggi, Jalan Sukarno Hatta dinihari kemarin dibobol maling. Pelaku beraksi dengan modus memotong gembok, berhasil membawa kabur ratusan handphone  di toko tersebut.
Kasus pencurian ini dilaporkan Antok Arisandra, 36 tahun, warga Jalan Cengger Ayam, salah satu karyawan toko tersebut ke Polres Malang Kota kemarin.Ia mengaku, akibat pencurian ini pihak toko mengalami kerugian Rp 251 juta.
Sementara anggota Polres Malang Kota, seketika merespon laporan tersebut, dengan mendatangi TKP.  Saat melakukan olah TKP petugas tidak hanya menemukan jejak sidik jari pelaku. Tapi petugas juga menemukan dua linggis, dan satu karung warna putih.
Diduga kuat dua linggis tersebut adalah milik pelaku, yang digunakan untuk membuka pintu toko dan etalase. Sedangkan karung warna putih yang ditinggal, diduga juga milik pelaku. Karung tersebut diduga sebagai tempat untuk barang curian.
“Kalau pastinya dimana ditemukan saya kurang tahu. Yang pasti dua linggis dan karung ditemukan di dalam toko,’’ kata Hadi petugas parkir di Kompleks Ruko Semanggi, Jalan Sukarno Hatta.
Di Handphone Shop sebetulnya ada beberapa kamera CCTV yang terpasang di ruangan toko. Namun begitu, tidak satupun kamera merekam aksi pelaku. Diduga, pelaku mematikan listrik. Sehingga aksinya pun tidak terekam.
Pencurian  kali pertama diketahui oleh Andi, Office Boy Handphone Shop. Saat itu sekitar pukul 08.30 Andi datang. Dia melihat kondisi pintu toko terbuka sedikit. Awalnya Andi tidak curiga, dia mengira jika ada orang atau pegawai yang ada di dalam. Tapi Andi langsung kaget dan shok, saat melihat kondisi toko sudah berantakan. Dia lebih shok saat melihat 10 etalase toko sudah kosong. “Sebelumnya di etalase itulah seluruh handphone yang dijual disimpan,’’ tambah Hadi.
Curiga, Andi langsung menelpon Antok, untuk memberitahu kondisi toko. Tentu saja, Antok langsung merespon dan datang ke Toko untuk melakukan pengecekan. Tidak lama, Antok pun menghubungi Dian, pemilik toko.“Pak Dian langsung datang. Setelah itu lapor polisi,’’ tambah Hadi.
Keberadaan Ruko Semanggi  dinilai Hadi selama ini  cukup aman. Itu karena ada petugas keamanan yang berjaga di kawasan ini. “Pak Purnadi petugas keamanan berjaga mulai pukul 19.00 hingga pukul 04.30. Tadi juga demikian. Dan selama berjaga tidak ada kejadian yang mencurigakan di kawasan ini,’’ tambah Hadi. Oleh karena itu, kemungkinan kuat, pencuri beraksi setelah pukul 04.30.
Shinta salah satu karyawan Handphone Shop mengatakan yang dibobol maling hanya toko penjualan handphone saja. Sedangkan untuk ruang spare part yang ada di bagian belakang toko sama sekali tidak dijamah pelaku. Bahkan, pintu ruangan ini kemarin tetap terkunci, dan gemboknya masih menempel. “Untuk sementara ini karena tidak ada barang, karyawan Handphone Shop ditugaskan ke toko handphne Malang Plaza,’’ kata Shinta.
Usai kemalingan, pihak toko pun langsung melakukan pembenahan. Kaca etalase yang jebol diganti. Selain itu kunci pintu lipat juga dibetulkan. Itu karena kondisinya bengkok akibat dibuka paksa oleh pelaku.
 Kasatreskrim Polres Malang Kota AKP Hariyanto Rantesalu menyatakan  kasus pencurian ini masih ditangani jajarannya. “Anggota tadi sudah di TKP, dan saat ini masih dilakukan penyelidikan,’’urainya.(ira/nug)