Mohon Ma'af, website sedang perbaikan.
Dapatkan Update Berita Terbaru di :
        www.malangpost.net

Menyaru Polisi,Lakukan Penipuan

MALANG – Pelaku penipuan kian berani melakukan aksinya. Menyaru sebagai anggota polisi, pelaku memperdayai Sri Utami, 59 tahun, warga Jalan Candi Badut I. Akibatnya, Sri Utami pun mengalami kerugian Rp 1.5 juta.
Sri Utami menuturkan  penipuan tersebut terjadi berawal saat dirinya menerima telepon dari seorang laki-laki tak dikenal. Dengan nomor telepon 081375288xxx, pelaku mengaku sebagai anggota polisi, memberitahu kalau anak korban yang berada di Surabaya tertangkap karena mengedarkan narkoba.{source}<script async src="//pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js"></script>
<!-- MP-Responsif -->
<ins class="adsbygoogle"
     style="display:block"
     data-ad-client="ca-pub-5939674582309180"
     data-ad-slot="8978285846"
     data-ad-format="auto"></ins>
<script>
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
</script>{/source}
Sontak kabar tersebut membuat Sri Utami panic. Apalagi dia juga memiliki anak perempuan yang sedang  bekerja di Surabaya. Naluri keibuannya pun muncul. Dengan nada penuh harap, Sri Utami meminta pelaku melepaskan anaknya.
Bak mendapat angin segar, pelaku langsung melakukan aksinya. Agar kasus peredaran narkoba tidak diproses, pelaku meminta korban mentransfer pulsa. Tidak main-main, pelaklu meminta transfer pulsa ke tiga nomor sekaligus, yakni nomor 081217441xxx, 089608353xxx dan  nomor 081287114xxx.
Korban  panik selanjutnya ke Indomaret, Jalan Candi Mendut, Lowokwaru. Dia membeli pulsa untuk tiga nomor  diminta ke pelaku. Tidak jelas berapa kali pengisian dilakukan. Tapi yang jelas, transfer pulsa ke nomor pelaku totalnya Rp 1.5 juta. Ia  akhirnya menyadari bahwa  dirinya menjadi korban penipuan belaka.
Terpisah, Kasubag Humas Polres Malang Kota AKP Nunung Anggraeni membenarkan adanya laporan penipuan dengan modus pelaku berpura-pura sebagai anggota polisi yang menangkap anggota keluarga korban.. Saat ini kasus penipuan tersebut ditangani oleh anggota reskrim Polres Malang Kota. “Laporannya sudah masuk dan sedang ditangani,’’ katanya.  (ira/nug)

Nunung mengaku kasus penipuan dengan modus ini sudah sering terjadi. Oleh karenanya agar tidak kembali terulang perwira dengan tiga balok di pundak ini menghimbau masyarakat agar berhati-hati, dan tidak mudah panic. “Kalau mendapat telepon seperti kasus ini, warga bisa melapor ke kami, atau setidaknya menghubungi anaknya, jadi tidak langsung mengabulkan apa yang diminta oleh pelaku,’’ tandasnya.(ira)
 

Please publish modules in offcanvas position.