Operasi Sakauw Jaring 16 Tersangka


BUDAK: Para tersangka budak narkoba yang diamankan. Wakapolres Malang didampingi Kasatreskoba dan Kasubag Humas menunjukkan barang bukti yang diamankan.

MALANG - Satuan Reskoba Polres Malang, kemarin panen tangkapan hasil Operasi Sakauw Semeru 2015. Selama 12 hari mulai tanggal 9-20 November, berhasil mengungkap 14 kasus narkotika dengan 16 orang tersangka. 14 tersangka adalah laki-laki dan dua diantaranya perempuan. Malah satu kasus adalah pasangan suami istri asal Kecamatan Bumiaji, Kota Batu.
Wakapolres Malang Kompol Arief Mukti Surya Adhi Sabhara, mengatakan dari 14 kasus narkotika yang berhasil diamankan tersebut rinciannya 10 kasus sabu-sabu (SS), tiga kasus daun ganja kering dan satu kasus pil koplo jenis LL.
Barang buktinya, untuk SS seberat 5,26 gram, ganja 7,47 gram serta 12 batang pohon ganja dan 878 pil koplo LL.
"Untuk sabu-sabu dari 10 kasus, dua diantaranya adalah pengedar dan delapan diantaranya kedapatan membawa SS. Sedangkan untuk kasus ganja semuanya kedapatan memiliki dan menyimpan. Dan untuk kasus pil koplo adalah pengedar," terang Arief Mukti.
Ia menambahkan, seluruh kasus hasil Operasi Sakauw 2015 tersebut, semuanya masih terus dikembangkan dan diselidiki. Ini untuk mengungkap jaringan peredaran narkotika yang lebih besar lagi.
Dengan panen kasus narkotika tersebut, maka peredaran narkoba di Kabupaten Malang masih sangat besar. Polres Malang bekerjasama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Malang, terus melakukan sosialisasi terutama di daerah Malang Selatan.
"Peredaran narkotika sementara ini, paling besar adalah di Malang Selatan. Karena diindikasi keluar masuknya barang haram itu dari perairan laut. Karenanya kami juga minta kepada Satpolair Sendangbiru untuk ikut mengawasi," papar Mukti, sembari berharap adanya peran serta masyarakat untuk menekan peredaran narkotika.
Sementara itu, penangkapan pelaku narkoba tersebut berdasarkan kerja keras dan hasil lidik anggota Satreskoba Polres Malang, dalam memberantas peredaran barang berbahaya. Termasuk juga menindaklanjuti informasi yang didapatkan dari masyarakat.
Para tersangka kasus SS adalah, Ugas Uwan Irianto, warga Desa Sukoraharjo, Kepanjen. Soleh alias M Sidik, warga Desa Tambakasri, Tajinan. Samsul Udin, warga Desa Sumbersuko, Tajinan.
Poniti Ningsih dan Khoirul Anwar, sepasang suami asal Kecamatan Bumiaji, Kota Batu yang ditangkap di Karangploso. Sulisdiono, warga Desa Argotirto, Sumbermanjing Wetan. Dwi Harini, warga Desa/Kecamatan Sumbermanjing Wetan. Agus alias Plonto, warga Desa/Kecamatan Bantur.
Kemudian, Adit Rohman Handoko, warga Desa Kepatihan, Tirtoyudo. Suyudi, warga Desa/Kecamatan Bantur. Pairi dan Hermanto, warga Desa Gedok Wetan, Turen. Kemudian kasus ganja dan pil koplo, Ahmad Rizki dan saudaranya Rizki Candra, warga Jalan Tumapel, Desa Pagentan Singosari. Dan Riono, warga Desa Gunungrejo, Singosari.(agp/jon)