Pemuda Wagir Ditangkap

Tersangka Supranoto, ketika dimintai keterangan oleh penyidik UPPA Polres Malang.

MALANG - Supranoto, warga Desa Parangargo, Kecamatan Wagir, harus meringkuk di balik rutan Mapolres Malang, sejak Jumat lalu. Pemuda berusia 28 tahun tersebut, dijebloskan ke dalam penjara atas tuduhan asusila. Korbannya, sebut saja namanya Maria, 16 tahun, warga Penarukan, Kepanjen.
"Tersangka Supranoto ini, kami tangkap di tempat kerjanya di sebuah pabrik rokok di Kepanjen. Ia kami amankan, setelah mendapat laporan dari orangtua korban," ujar Kanit UPPA Polres Malang, Iptu Sutiyo SH, Mhum.
Informasi yang diperoleh, hubungan Supranoto dengan Maria ini merupakan sepasang kekasih. Keduanya bahkan sudah diketahui sudah bertunangan, dan tahun depan berencana untuk menikah.
Berdasarkan laporan korban, perbuatan asusila yang dilakukan Supranoto, terjadi sampai tujuh kali. Pertama pada bulan Juli lalu, di sebuah penginapan di Kepanjen. Tersangka saat itu berpamitan kepada orangtua Maria untuk mengajak jalan-jalan. Namun ternyata dibawa ke Losmen dan melakukan hubungan layaknya suami istri.
Sekali dilakukan terasa enak, ternyata membuat Supranoto ketagihan. Ia mengulanginya hingga tujuh kali, dan terakhir pada bulan September.
"Semua kejadian persetubuhan dilakukan dalam Losmen," tutur Sutiyo.
Namun entah kenapa, setelah lama bertunangan, tiba-tiba orangtua Supranoto memutuskan hubungan. Karena tidak terima dengan pemutusan hubungan sepihak tersebut, Maria lalu menceritakan apa yang terjadi kepada orangtuanya.
Selanjutnya karena tidak terima dengan janji manis yang diucapkan tunangannya. Maria lantas melaporkannya ke Polres Malang. "Tersangka kami jerat dengan pasal 81 dan 82 undang-undang perlindungan anak, dengan ancaman hukuman di atas tujuh tahun," tegas Sutiyo.
Sementara itu, dalam pemeriksaan Supranoto mengelak tuduhan asusila tersebut. Ia sama sekali tidak mengaku telah menyetubuhi korban. Sebaliknya, tersangka mengaku hanya menciumi saja.
"Saya tidak pernah berhubungan badan dengannya. Hanya mencium dan memegangi (maaf, red) payudaranya," elak tersangka Supranoto.(agp/jon)