Diringkus,Pencuri Modus Bius Korban

MALANG – Anggota reskrim Polsekta Klojen berhasil mengungkap pelaku pencurian dengan modus membius korbannya. Yakni Andri, 37 tahun, warga Desa Sawahan Talun, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan. Dia ditangkap di area Taman Trunojoyo, Jalan Trunojoyo, Kota Malang, setelah memperdayai  Mohammad Arfah, 36 tahun, asal Nabire, Papua, Minggu (22/11) malam lalu. Dari tangan tersangka selain uang Rp 200 ribu, petugas mengamankan barang bukti dua unit handphone hasil curian.
Menurut petugas, nama Andri sendiri sudah masuk dalam daftar pencarian orang. Namun karena cukup licin, dia kerap kali lolos dari kejaran petugas, dan baru kemarin dapat ditangkap. Dalam aksinya, Andri mencuri dengan lebih dulu membuat korbannya tidak sadarkan diri. Seperti yang dilakukan kepada Mohammad Arfah. Malam itu, Andri yang sedang mencari sasaran melihat Arfah berdiri di trotoar Jalan Trunojoyo. Dia pun langsung mendekati korban.
Awalnya, tersangka menawarkan minum. Korban yang merasa haus pun tidak menolak. Dia langsung mengambil air mineral dari tangan Andri. Tidak lama kemudian, Andri menawarkan pil. Kepada korban, Andri mengatakan pil tersebut adalah obat kuat.
Arfah pun tertarik. Terbukti, tiga butir pil yang diberikan tersangka seketika diminum oleh korban. Apes, bukannya kuat, Arfah justru merasa kepalanya pening, dan kemudian tidak sadarkan diri. Setelah melihat korban yang taki sadar, Andri pun melakukan aksinya. Dia mengambil dompet korban, dan mengambil uangnya. Dia juga menggeledah tas korban, dan mengambil handphone korban.
Setelah mendapatkan uang dan Handphone, Andri kemudian kabur dan meninggalkan korban yang tak sadarkan diri. Tapi sayang, aksinya tersebut tidak sukses. Anggota Polsekta Klojen langsung melakukan penangkapan. Awalnya, Andri mengelak dengan alasan dia mengenal korban. Dia juga beralasan, meninggalkan korban untuk membeli minuman. Tapi begitu, Andri tak berkutik saat petugas menemukan uang dan ponsel milik korban di tangannya. Sehingga dia pun menyerah saat petugas menggelendengnya ke Mapolsekta Klojen.
Sementara saat Andri hendak dibawa, warga yang mengetahui kejadian ini juga merespon. Mereka juga menghadiahi Andri dengan bogem mentah, hingga korban mengalami luka lebam disekujur tubuhnya.
“Malam itu juga tersangka kami bawa ke Mapolsekta Klojen untuk dimintai keterangan. Sedangkan korbannya dibawa ke RSSA Malang, karena kondisinya tidak sadarkan diri,’’ kata Wakapolres Malang Kota Kompol Dewa Putu Eka Dharmawan kemarin.
 Andri mengaku jika dia melakukan pencurian sebanyak 10 kali. Dua diantarannya dilakukan di wilayah Lawang, Kabupaten Malang. “Semua korbannya adalah laki-laki, Modus yang digunakan juga sama, yaitu membius korbannya,’’ katanya. Dewa juga menguraikan dalam kasus ini, Andri dikenai pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuma 9 tahun penjara.(ira/nug)