Pembantaian Sadis di Dekat Pos Polisi


MALANG – Pengeroyokan terjadi di depan Ruko Fun Zone Game PS 3, area ruko Gadang, Jalan Satsuit Tubun Minggu (29/11) pagi kemarin. Pelaku yang berjumlah tujuh orang menyerang Mohammad Sodiq, 40 tahun, warga Jalan Gadang Gg 21A menggunakan senjata tajam. Pengeroyokan korban hanya berjarak sekitar 30 meter dari pos polisi Gadang.
Aksi itu dilakukan membabi buta, mereka menyabetkan senjata tajam berupa parang, celurit dan pisau ke arah pelaku. Akibatnya, Sodiq pun mengalami luka parah. Dua jarinya yakni jempol dan telunjuk tangan kanannya putus. Punggungnya mengalami luka robek memanjang, dan perutnya terlihat luka tusukan. Hingga berita ini diturunkan, korban masih menjalani perawatan intensif di IRD RSSA Malang.
Aksi sadis para pelaku ini terekam oleh kamera CCTV pertokoan Alfamart, yang letaknya bersebelahan dengan tempat kejadian perkara (TKP). Bahkan dari rekaman CCTV berdurasi satu menit tersebut anggota Polsekta Sukun dan Polres Malang Kota berhasil mengamankan lima orang yang diduga pelaku. Kelimanya diamankan petugas di salah satu rumah Jalan Sonokeling Gg Nusa Indah, Kelurahan Janti.
 “Kami mengamankan lima orang, tapi perannya masih kami dalami. Ada kemungkinan mereka terlibat dalam kasus ini,’’ terang Kapolres Malang Kota AKBP Singgamata kemarin.
Selain itu, petugas juga mengamankan barang bukti, tujuh senjata tajam, dan dua kendaraan yang digunakan pelaku mendatangi korban. Dua kendaraan ini diamankan petugas ditempat terpisah, yakni Toyota Kijang Innova nopol L 1706 RS diamankan di Jalan Gadang Gg VI, sedangkan Honda CRV putih nopol B 1193 FJA diamankan petugas Jalan Sonokeling, tidak jauh dari lima orang yang diduga pelaku diamankan.
Sementara dalam rekaman CCTV, pengeroyokan ini terjadi sangat singkat, yaitu hanya 1 menit. Awalnya, pukul 08.53.17 korban terlihat duduk di bangku kayu. Tidak lama kemudian datang dua mobil, yakni Honda CRV dan Toyota Kijang.
Tidak lama kemudian, seorang pelaku membawa kayu yang bagian atasnya terpasang senjata tajam seperti kapak datang, dan langsung melakukan penyerangan. Melihat pelaku, korban yang semua duduk santai kemudian berdiri. Dalam rekaman tersebut, korban sempat mengangkat bangku kayu, selanjutnya dilemparkan kepada pelaku. Apes, lemparan tersebut tidak mengenai pelaku. Saat itulah pelaku kemudian menyabetkan senjatanya. Lalu dari dua mobil tersebut keluar beberapa orang, yang langsung menyerang korban.
Dalam rekaman itu, Sodiq terlihat berusaha kabur ke arah timur (Pos Polisi). Sialnya saat berusaha kabur, dia jatuh. Saat itulah pelaku dengan sadis menyabetkan senjatanya ke tubuh korban. Meskipun tidak diketahui bagian mana saja sabetan senjata tajam tersebut mengenai bagian tubuh korban. Yang pasti dari rekaman pelaku mengayunkan senjatanya berulang kali.
Di rekaman tersebut juga terlihat ada warga yang berusaha melerai.  Namun warga yang terlihat berbaju putih tersebut kemudian kabur, karena pelaku menyabetkan celuritnya.
Para pelaku ini mengakhiri aksinya, setelah melihat korban terkapar dengan tubuh bersimbah darah. Terlihat pukul 08.54.16 pelaku kemudian buru-buru masuk mobil, selanjutnya kabur.
“Saat kejadian saya sedang bersih-bersih di belakang, jadi tidak tahu persis kejadian pengeroyokan tersebut,’’ kata Iwan Hermanto, 29 tahun, warga Sukun, penjaga Fun Zone Game PS3.
Iwan yang saat itu berjaga dengan Rizki tahunya saat korban masuk ke tempatnya bekerja. Saat itu korban meminta tolong, dan meminta saya untuk meneleponkan saudaranya.
“Saat itu korban masih bisa jalan, dan masuk ke dalam. Tapi kondisinya sudah bersimbah darah, jarinya juga terputus,’’ kata Iwan yang mengatakan saat itu kondisi rental PS nya sedang sepi, hanya ada beberapa pengunjung saja.
Dan tidak lama kemudian, korban terkapar di lantai dalam rental PS. Iwan pun langsung keluar, dan melapor ke polisi di Pos Gadang, dan meminta tolong warga. Selanjutnya, menggunakan angkutan GA korban langsung dibawa ke RS Panti Nirmala. Namun karena lukanya sangat serius, korban kemudian dirujuk ke RSSA Malang.