Menyerah saja untuk lebih baik dan gentleman

Kapolres Malang Kota AKBP Singgamata mengapresiasi langkah pelaku pengeroyokan yaitu Ahmad Kohar yang menyerahkan diri ke Polres Malang Kota. Dia juga berharap pelaku lainnya untuk menyerahkan diri,
“Silahkan menyerahkan diri baik-baik. Dan kami akan mengapresiasi itu,’’ katanya. Pria dengan dua melati di pundak inipun mengatakan memberikan waktu hingga tadi malam pukul 00.00 untuk para pelaku agar menyerahkan diri. Jika waktu tersebut tidak diindahkan, Kapolres pun memerintahkan kepada anak buahnya untuk melakukan tindakan tegas yaitu menembak pelaku.
“Kami beri waktu hingga pukul 00.00. Kalau mereka tidak menyerahkan diri, ya bisa dilihat akibatnya. Anggota tidak segan menembak,’’ katanya. Terlebih menurut Singgamata, pelaku tidak kooperatif, dan melakukan penyerangan saat dilakukan penangkapan. “Tindakan tegas terukur, itu dilakukan kepada pelaku yang tidak kooperatif. Sudahlah, lebih baik menyerah saja untuk lebih baik dan gentleman,’’ katanya saat ditemui Malang Posy disela-sela kegiatan koordinasi pimpinan DPRD dan Pemberdayaan Masyarakat (LPMK) se Kota Malang di Ballroom Ijen Suites Resort & Convention Malang.
Dia menyebutkan, anggota yang melakukan pengejaran terhadap para pelaku juga dilengkapi dengan senjata laras panjang V2. Senjata laras panjang tersebut merupakan senjata terbaik yang dimiliki oleh Polres Malang Kota. “Kalau tindakan mereka agrasif dan mengancam petugas ya ditembak,’’ urainya.
Pria dengan dua melati di pundak ini kembali menjelaskan jika perbuatan para pelaku pengeroyokan tersebut sudah diluar batas kemanuasiaan. Mereka melakukan pembantaian, dengan mencincang korban menggunakan senjata tajam. “Perbuatan itu sangat sadis, korban dibantai. Kalau mereka dibiarkan dan tidak ditangkap mereka pasti akan berbuat onar lagi,’’ katanya.
“Intinya kami tidak diam. Sekarang seluruh anggota masih melakukan pengejaran. Kami berharap semua pelaku dapat ditangkap,’’ tandasnya.(ira)