Dua Pemuda Pukul Pasangan Kekasih

MALANG – Dua pemuda mengaku asal Papua, Selasa (1/12) malam lalu mengamuk di Jalan Trunojoyo (depan Hotel Emma). Mereka melakukan pemukulan terhadap pasangan kekasih Andre Kusuma, 20 tahun, warga Jalan Klayatan gg III dan Eci Dwi Prasasti, 21 tahun, warga Jalan Jaksa Agung Suprapto, Kota Malang. Selain itu,mengaku bernama Agus dan Rian alias Robert mereka juga merusak motor Honda Supra Fit nopol N 5648 CF milik Ronald Batula, 64 tahun, warga Jalan Indragiri III, hingga kondisi motor hancur.
Aksi anarkis ini seketika mendapat respon dari warga. Mereka  memukuli Agus yang  diduga mabuk.Sementara Rian alias Robert sendiri selamat dari amuk warga kerena kabur menggunakan motor Honda Supra Fit N 5648 CF milik Ronald. Menurut informasi, Rian membawa motor yang sebelumnya dirusak tersebut ke Polsekta Lowokwaru.

Peristiwa ini seketika direspon anggota Polsekta Klojen dan Polres Malang Kota. Mereka tidak sekedar datang ke TKP, tapi juga mengamankan masing-masing yang terlibat dalam perkara tersebut ke Polres Malang Kota.  “Langsung ke Polresta saja, korban dan pelakunya ada disana,’’ kata  petugas.
Malang Post mendapat penjelasan bahwa  aksi anarkis tersebut bermula dari kecelakaan, yang melibatkan motor Honda Supra Fit nopol N 5648 CF  dikendarai oleh Ronald Batula berboncengan dengan Hermin, 64 tahun, asal Jakarta dan motor Honda Supra Fit nopol N 3215 AW dikemudikan Andre Kusuma berboncengan dengan Eci Dwi Prasasti.
Akibat kecelakaan tersebut, dua kendaraan berikut pengendara motor jatuh. Tidak lama kemudian muncul Agus dan Rian mengendarai motor Yamaha Mio Z 6935 AW. Agus  mengendarai motor langsung menghentikan laju motornya, selanjutnya bersama Rian dengan melakukan pemukulan terhadap Andre dan Eci. Keduanya juga langsung memukuli motor Ronald.
Saat keduanya emosi dan membabi buta, Andre sempat kabur mencari pertolongan. “Pacar saya lari karena dua pelaku itu mengancam akan membunuh,’’ kata Eci. Eci sendiri mengaku dirinya dipukul beberapa kali diantarannya bagian kepala dan bagian tubuhnya yang lain. “Kalau luka di lutut ini karena jatuh akibat kecelakaan motor,’’  kata Eci.
Sementara Ronald sendiri mengaku tidak mengerti sebab Agus dan Rian mengamuk dan merusak motornya. Lalu apa yang membuat Agus dan Rian mengamuk? Menurut informasi, keduanya marah karena menuduh Andre menabrak motornya saat melaju di Jalan Terusan Dieng hingga membuat keduanya terjatuh. Namun begitu, tuduhan tersebut dibantah oleh Eci. “Tidak menabrak sama sekali. Motor kami memang nyaris serempetan, tapi tidak sampai jatuh. Itu kemudian mereka mengamuk dan melakukan pengejaran.’’ Kata Eci.
Terpisah Kasatreskrim Polres Malang Kota AKP Hariyanto Rantesalu mengatakan jika perkara pemukulan dan pengerusakan yang dilakukan Agus dan Ronald sudah diselesaikan secara kekeluargaan. “Tadi malam semua yang terlibat dibawa ke sini (Polres Malang Kota). Tapi masing-masing pihak mengaku bersalah dan memaafkan satu sama yang lain, sehingga langsung diselesaikan,’’ tandasnya.(ira/nug)