Anin : Saya Ingin Kembali Kuliah


MALANG - Janji Kaukus Perempuan Politik Indonesia (KPPI) untuk memantau  sidang Gama Mulya dan Anin kemarin ditepati. Dua perwakilan KPPI mendatangi PN Kota Malang, yaitu ketua KPPI Ya’qud Ananda Gudban,  Tina Goentomo dan Erlin Ariani. Meskipun sidang dilakukan secara tertutup, ketiganya sama sekali tidak mengurungkan niatnya untuk terus memantau. Bahkan, keduanya juga langsung ketemu kedua terdakwa yaitu Anin dan Gama usai sidang tersebut digelar.
Saat dikunjungi, Anin terlihat gembira. Matanya terlihat berbinar. Tapi begitu, dia juga tidak bisa menyembunyikan kesedihannya. “Saya tetap berharap kasus ini cepat selesai. Saya ingin kembali kuliah,’’ katanya kepada Malang Post.
Ia juga mengaku tidak pernah dijenguk keluarganya. Sejak kasus ini terungkap hingga kemarin, tidak ada keluarganya yang menjenguk. Tapi gadis ini mengaku tidak mempermasalahkan, dia hanya berharap kasus ini cepat selesai dan dia ingin melanjutkan kuliah.
Disinggung apakah masih mencintai Gama? Anin langsung menggelengkan kepala. Dia juga mengaku tidak mau melindungi Gama. “Keterangan saya nanti adalah keterangan yang sebenar-benarnya,’’ katanya. Anin mengaku kemarin, saat datang ke PN  satu mobil dengan Gama. Gama sempat memanggil, tapi dirinya tidak mau, alasannya adalah tidak mau terpengaruh.
Sementara itu, Gama Mulya, 21 tahun, warga Perum Asrikaton Indah Bi, pernah berbuat nekat mengakhiri hidupnya dengan meminum cairan pembersih lantai  saat ditahan di Polres Malang Kota. Tersangka kasus penculikan yang berakhir perkosaan terhadap korbannya WW, 21 tahun, indekos di Jalan Gajayana IC tersebut, nekat lantaran tidak kuat dengan tekanan dan siksaan.. Beruntung nyawanya dapat ditolong. Petugas jaga tahanan langsung membawanya ke RSSA Malang untuk mendapatkan perawatan.
Fakta Gama ingin mengakhiri hidup ini terkuak usai sidang lanjutan kemarin. Penasihat Hukum Gama Mulya, Gunadi Handoko SH M.M M.Hum  menyerahkan, foto-foto kondisi kliennya kepada majelis hakim yang diketuai Lukas Prakoso SH. “Ini merupakan foto-foto Gama saat ditahan di Polres Malang Kota. Bisa dilihat luka-lukanya. Kami tidak mau menuduh siapa yang melakukan kekerasan terhadap klien kami. Tapi yang  jelas kondisinya itu membuat dia nekat minum cairan pembersih lantai,’’ kata Gunadi (ira/nug)