Awas Penipuan Modus Dapat Hadiah

AKP Suprayitno

MALANG - Penipuan dengan modus operandi mendapatkan hadiah, kembali muncul. Rabu (15/12) lalu, Etanias Wandikbo, 17 tahun ini yang menjadi korbannya. Warga asal Papua, yang tinggal di Kepanjen ini tertipu uang senilai Rp 12,9 juta.
Kasus penipuan tersebut, saat itu langsung dilaporkan ke Polres Malang. Kini laporannya sedang diselidiki oleh Unit Reskrim Polres Malang. "Laporannya sudah kami terima, sekarang masih diselidiki," ujar Kasubag Humas Polres Malang, AKP Suprayitno.
Informasi yang diperoleh, siang itu korban mendapat telepon dari seseorang yang mengatakan kalau korban memenangkan hadiah undian mobil. Mungkin karena terkejut dan senangnya, korban langsung percaya saja. Ia menurut saja ketika diminta oleh pelaku mentransfer pajak hadiah.
Dengan buru-buru, korban lalu pergi ke ATM BRI di Kepanjen. Selanjutnya dengan dipandu pelaku, korban suruh mentransfer dan menekan beberapa tombol. Setelah dicek, ternyata seluruh saldo dalam ATM miliknya terkuras habis. Nomor pelaku yang menghubungi sudah tidak bisa dihubungi lagi. Karena sadar telah menjadi korban penipuan, Etanias lantas melaporkannya ke Polres Malang dengan menunjukkan bukti transfer.
"Kejadian penipuan ini, sebenarnya bukan kali pertamanya saja. Sebelumnya modus penipuan seperti ini sudah pernah terjadi. Sehingga untuk masyarakat, jangan mudah percaya dengan telepon gelap yang mengatakan memenangkan undian hadiah," terang mantan Kanitreskrim Polsek Bululawang ini.
"Jika memang ada telepon gelap dan mengatakan memenangkan hadiah, lebih baik untuk dikoordinasikan terlebih dahulu dengan Polsek terdekat. Karena kebanyakan adalah modus penipuan saja," sambungnya.(agp/nug)