Diduga Mabuk, Pengemudi Mobilio Tabrak Tembok BPN

MALANG -  Sebuah mobil Honda Mobilio N 501 BS dini hari kemarin, kecelakaan di Jalan Terusan Kawi Kota Malang. Mobil warna putih ini tidak sekadar menabrak pembatas jalan, tapi juga menabrak pagar tembok Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN)  Kabupaten Malang yang ada di jalan tersebut.
Belum diketahui secara jelas sebab kecelakaan terjadi, namun beberapa warga menduga jika kecelakaan ini karena pengemudi mobil yakni Oki Tino, 38  tahun, warga PBI Puri Palma V dalam kondisi mabuk. Dugaan itu dikuatkan dengan terciumnya aroma alkohol yang sangat kuat dari mulut Oki saat ditolong oleh warga. Tidak ada korban jiwa dalam  kecelakaan ini. Namun Sopir dan dua penumpang mobil mengalami luka parah. Bahkan hingga berita ini diturunkan, ketiganya masih menjalani perawatan intensif di RSSA Malang.
Diperoleh informasi, kecelakaan ini terjadi pukul 02.00. Awalnya mobil yang dikemudikan Oki melaju dari barat ke timur dengan kecepatan tinggi. Tidak jelas apa yang menjadi penyebabnya, tiba-tiba laju mobil oleng. Mobil pun langsung menabrak pembatas jalan.  Benturan yang amat keras membuat mobil ini seketika terbang.  
“Mobilnya terlihat terbang, kemudian jatuh dengan keras dan terguling beberapa kali,’’ kata Susanto salah satu warga yang melihat kejadian.
Mobil ini berhenti terguling setelah menabrak bagar tembok kantor BPN Kabupaten Malang.
Kerasnya bunyi benturan akibat kecelakaan tersebut membuat warga di sekitar TKP kaget. Mereka buru-buru keluar rumah untuk melakukan pengecekan.

”Melihat posisi mobil berada di atas pagar, kondisinya ringsek, hampir seluruh kacanya pecah,’’ tambah Susanto.
Saat itu juga warga langsung menolong pengemudi mobil, berikut dua penumpang yang ada di dalamnya. Ketiganya mengalami luka parah, dan oleh warga langsung dibawa ke RSSA Malang.
Sementara itu Kanitlaka Polres Malang Kota Ipda Budi Yoenaedi meski tidak ada korban jiwa kecelakaan ini tetap menjadi atensi. Itu sebabnya, petugas unit lakalantas langsung datang ke TKP begitu mendapatkan informasi terjadi kecelakaan.
“Untuk sebab kecelakaan masih kami selidiki. Saat ini kami masih memeriksa saksi warga sekitar, sedangkan pengemudi dan dua penumpang kendaraan belum dapat dimintai keterangan karena masih di RSSA Malang,’’ kata pria yang akrab dipanggil dengan nama Junaedi ini.
Apakah pengemudi dalam kondisi mabuk saat mengendarai  mobil? Junaedi memilih enggan berkomentar. Tapi yang jelas menurut keterangan para saksi sebelum kecelakaan, laju mobil terlihat lepas kiendali.
“Untuk identitas penumpang adalah Poeng Whwie, 42 tahun, warga Jalan Taman Sari II, Perum Penarukan, Kabupaten Malang. Sedangkan satu lagi atas nama Andre Juanita, 21 tahun, warga Gubeng Kertajaya, Surabaya,’’ tandas Junaedi.(ira/aim)