Bapak Gauli Anak Tiri

PAKIS– Perbuatan Ahmad Solikin, warga Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Pakis ini sungguh bejat. Hanya karena nafsu sesaat, pria 47 tahun ini tega menggauli anak tirinya sendiri. Sebut saja nama korbannya Mawar, 15 tahun. Ironisnya lagi, korban dijadikan budak nafsu setannya selama lebih dua tahun. Kasus asusila itu sendiri terungkap, setelah korban sudah tak kuasa menjadi budak nafsu ayah tirinya. Korban yang diketahui lulusan Madrasah Ibtidiyah (MI) ini mengadu kepada pengurus PKK, yang kemudian diteruskan ke perangkat desa dan ibunya hingga kemudian dilaporkan ke petugas Polres Malang. Dari laporan itu, Rabu malam lalu petugas langsung membekuk Ahmad Solikin.
“Tersangka Ahmad Solikin ini, ditangkap di rumahnya sesaat setelah kami mendapat laporan dari orangtua korban. Semula dia memang sempat mengelak tuduhan pencabulan. Namun setelah kami pertemukan dengan korbannya, dia baru mengakui,” ungkap Kasatreskrim Polres Malang, AKP Decky Hermansyah. Diperoleh keterangan, perbuatan bejat Ahmad Solikin ini, dilakukan sekitar awal tahun 2010 lalu. Perbuatan itu dilakukan berulang kali, hingga tak terhitung. Kali pertama dilakukannya pada saat korban masih duduk di kelas V SD sedang mandi. Tersangka yang memanfaatkan situasi rumah sedang sepi, langsung menyelinap masuk ke dalam kamar mandi yang kemudian mencabuli anak tirinya.
Usai mencabuli, tersangka mengancam akan memukuli korban jika sampai berani menceritakan kepada orang lain, termasuk ibunya. Saking enaknya, dia kembali mengulanginya lagi hingga beberapa kali. Terakhir Jumat (28/9) lalu di dalam kantor Pasar Pakis. “Berapa kali saya tidak menghitungnya. Kalau 20 kali ya lebih. Pokoknya setiap bulannya kadang saya empat kali menggaulinya. Itu saya lakukan atas dasar suka sama suka. Bahkan anak saya sendiri yang memintanya,” dalih tersangka. (agp/mar)