Dibonceng Suami, Jatuh, Tewas Dilindas

MALANG– Nasib tragis, Kamis (4/10) malam menimpa Sutiami, 31 tahun, warga Jalan Candi Bima I  Malang. Dia tewas seketika di lokasi kejadian, setelah tubuhnya dilindas truk gandeng di Jalan Raya Wandanpuro, Bululawang. Sedangkan suaminya, Matsuri Suwito, 36 tahun, serta anaknya Roni Adi Setiawan, 10 tahun, selamat. Matsuri hanya mengalami luka-luka lecet di tubuhnya, sementara anaknya mengalami patah tulang pada bahu kirinya dan dirawat di RS Ben Mari, Kendalpayak – Pakisaji. Kecelakaan maut tersebut terjadi sekitar pukul 21.30. Saat itu, Sutami serta anaknya dibonceng motor Honda Revo, N 6256 AC oleh Matsuri. Mereka berboncengan tiga melaju dari arah selatan ke utara dengan kecepatan sedang.
Sesampainya di lokasi kejadian, mungkin karena diburu waktu Matsuri yang membonceng berusaha mendahului kendaraan truk gandeng AG 9798 UR yang dikemudikan oleh Pardi, 50 tahun, warga Desa Tapan, Kedungwaru – Tulungagung yang melaju searah dari sebelah kiri. Meski kondisi jalan sempit dan tidak bergelombang, Matsuri tetap saja berusaha mendahului.
Akibatnya, begitu menyalip motor langsung oleng. Matsuri yang tidak bisa mengendalikan motornya, langsung terjatuh. Matsuri dan anaknya Roni jatuh ke sebelah kiri, sedangkan istrinya Sutiami, jatuh ke kanan persis di bawah truk hingga akhirnya tubuhnya dilindas truk hingga tewas seketika.
Warga sekitar yang mengetahui kejadian tersebut, langsung menolong kedua korban yang selamat ke RS Ben Mari Kendalpayak – Pakisaji. Sedangkan warga lainnya melaporkan kejadian tersebut ke petugas Pos Laka Bululawang. Sementara itu, warga sekitar perlintasan rel kereta api (KA) di Dusun Kebonsari, Desa Ngebruk, Sumberpucung pagi kemarin digemparkan dengan tewasnya seorang perempuan yang belum diketahui identitasnya alias Mrs X. Korban yang diperkirakan berusia sekitar 60 tahun tersebut, tewas setelah ketabrak KA Matarmaja jurusan Jakarta – Malang. Lantaran warga sekitar tidak ada yang mengenal siapa identitas perempuan tua tersebut, usai dievakuasi jenazah korban langsung dibawa ke kamar jenazah RSSA Malang. “Untuk identitas korban, kami masih selidiki. Sebab tidak ada satupun identitas di tubuhnya,” ungkap Kapolsek Sumberpucung, AKP Budi Haryanto. (agp/mar)