Suami Pukuli Istri Selingkuh

MALANG– Siapapun orangnya, kalau mengetahui istrinya selingkuh pasti akan marah.. Begitu juga dengan Andri Yunarko, warga Jalan Tumenggung Suryo Malang ini. Akhir pekan kemarin, dia malah mendekam di balik terali besi Polres Malang karena melakukan penganiayaan terhadap Wiwin, 30 tahun, istrinya asal Desa Talangsuko, Turen. Pria 40 tahun itu, memukul istrinya karena memergokinya selingkuh. “Kalau dia tidak selingkuh, tidak mungkin saya sampai memukulnya. Semua itu saya lakukan karena spontan dan terbawa emosi. Sebab saya kasihan melihat anak-anak,” ungkapnya kepada wartawan.
Diperoleh keterangan, hubungan Andri Yunarko dengan Wiwin sebagai sepasang suami istri berjalan rukun dan hampir tidak ada masalah apapun. Bahkan, dari pernikahan itu, mereka dikaruniai tiga anak. Namun tiga tahun lalu, bahtera rumah tangga mereka retak. Itu setelah muncul kehadirannya Ardi Purwanto, warga asal Lumajang yang diketahui pria idaman lain (PIL) Wiwin. Dia pun mulai terpikat dengan Ardi, karena Ardi sering main ke rumah kakaknya yang bertetanggaa dengan rumah Wiwin. Sekalipun usia Ardi sendiri lebih muda dari Wiwin.
“Istri saya selingkuh dengan Ardi itu, sudah sekitar tiga tahun lalu. Bahkan, saat itu kami sempat mau bercerai, namun akhirnya rujuk kembali dan Wiwin berjanji untuk tidak mengulanginya lagi,” ujar Andri. Tetapi tiga tahun sudah berlalu, ternyata Wiwin masih berhubungan dengan Ardi. Perselingkuhan itupun kembali diketahui oleh Andri hingga keduanya sepakat untuk pisah ranjang. Wiwin tinggal bersama orangtuanya di Desa Talangsuko, Turen, sedangkan Andri memilih pulang ke asalnya di Jalan Tumenggung Suryo Malang.
Sementara penganiayaan yang dilakukan Andri sendiri, terjadi pada pertengahan September lalu sekitar pukul 15.00 di Jalan Raya Talangsuko – Turen. Saat itu, istrinya Wiwin yang mau pergi menemui Ardi dihadang oleh Andri. Selanjutnya tanpa banyak kata, Andri langsung melayangkan pukulan ke arah wajah istrinya. Usai memukul, Andri langsung pergi. Sedangkan Wiwin yang tidak terima, atas kesepakatan keluarga lantas melaporkannya ke petugas Polres Malang hingga Andri diamankan. (agp/mar)