Beli Rokok, Embat Motor Teman

DAMPIT– Setelah sekitar lima bulan diburu, Andri, 26 tahun, warga Desa Polaman, Dampit akhirnya dibekuk anggota reskrim Polsek Dampit, akhir pekan kemarin. Dia ditangkap atas tuduhan penipuan dan penggelapan sepeda motor Suzuki Shogun milik Muji Nuryono, 35 tahun, temannya yang tinggal di Desa/Kecamatan Gondanglegi. “Tersangka Andri diamankan di rumahnya setelah kami mendapat informasi kepulangannya. Barang bukti yang kami amankan sendiri yakni BPKB dan STNK motor. Sedangkan sepeda motor masih kami selidiki keberadaannya karena pengakuannya sudah dijual ke seseorang di Semarang,” ungkap Kapolsek Dampit, AKP Indro Susetiyo.
Mantan Kapolsek Singosari ini, memaparkan penipuan dan penggelapan sepeda motor yang dilakukan Andri ini, terjadi pada akhir Mei 2012 lalu. Saat itu, tersangka datang ke rumah Muji Nuryono untuk bertamu. Korban kenal karena teman, lalu mempersilahkan Andri masuk dan mengobrol. Setelah ngobrol beberapa menit, Andri lantas mengajak Muji Nuryono ke rumahnya. Korban yang tidak curiga langsung mengiyakan. Selanjutnya dengan berboncengan sepeda motor milik korban, keduanya lalu berangkat menuju rumah Andri.
Setiba di rumahnya, Andri lantas meminjam motor milik Muji dengan alasan untuk membeli rokok. Sementara Muji sendiri ditinggal di rumahnya. Namun setelah ditunggu-tunggu, ternyata Andri tak kunjung kembali. Dan beberapa hari dicari korban juga tidak menemukannya. Karena sadar kalau dirinya telah tertipu, korban lantas melaporkannya ke petugas Polsek Dampit. Sementara itu, dalam pemeriksaan penyidik Andri mengaku kalau sepeda motor tersebut telah dijual kepada seseorang warga Semarang seharga Rp 950.000. (agp/mar)