Tiga Penjudi Remi Dibekuk

WAGIR- Ini akibatnya kalau mengisi waktu luang dengan cara sembarangan. Tiga pria yakni Sukardi, 34 tahun warga Krajan, Kelurahan Bakalan, Malang, Jumali, 29 tahun dan Arifin, 49 tahun, keduanya warga Dusun Peniwen, Desa Sidorahayu, Wagir berurusan dengan petugas Polsek Wagir, Sabtu (6/10) malam. Ketiganya ditangkap, karena kedapatan menggelar judi remi di sebuah rumah dekat lokasi pemancingan ikan di Dusun Peniwen. Akibat judi remi yang digelar di rumah Munaib, ketiganya yang mengaku sebagai buruh bangunan, menjalani pemeriksaan di Mapolsek Wagir.
“Berawal dari informasi warga saat anggota menggelar patroli, kemudian ditindak-lanjuti dengan melakukan pengecekan di lokasi yang disebut-sebut untuk judi remi. Begitu dipastikan benar, selanjutnya dilakukan penggerebekan dan berhasil mengamankan ketiganya. Sementara untuk pemilik, tidak ada di rumah karena hanya ditempati oleh istrinya yang tidak tahu apa-apa,” kata Kapolsek Wagir, AKP Nuryono. Dalam pemeriksaan, ketiganya tidak mengelak dengan tuduhan yang dibuat oleh petugas. Meski pun, apa yang mereka lakukan itu sebenarnya hanya untuk mengisi waktu kosong setelah mancing bersama di lokasi pemancingan.
“Kami baru sekali ini berjudi. Itu pun, hanya mengisi waktu luang setelah mancing ikan tidak juga dapat,” kata Jumali bersama dua rekannya. Ditambahkannya, dia bersama teman-temannya itu, tujuan utama adalah mancing. Karena tidak kunjung dapat, malahan sampai membeli ikan di lokasi pemancingan dan melepaskannya di lokasi tersebut. Dengan harapan dulu-duluan mendapatkan ikan, siapa sangka hobi memancing tersebut malah membuat mereka bosan. “Dari situlah, kemudian kami iseng judi remi dengan besar uang Rp 1.000. Tidak tahunya, malah harus urusan dengan polisi,” tambahnya. (sit/mar)