Ditinggal Kosong, Rumah Dibobol

LOWOKWARU – Pelaku pencurian beraksi di Jalan Piranha Atas,Malang. Kali ini sasarannya adalah rumah milik Khofifah, 47 tahun, warga setempat. Tidak hanya membawa kabur perhiasan, dan barang-barang berharga milik korban, pelaku yang diduga sangat professional ini juga meninggalkan barang bawaannya, yakni tatah, linggis serta cangkul. Menurut Kholifah, tiga benda diduga milik pelaku tersebut ditemukan ditempat terpisah.  Kasus pencurian itu sendiri langsung dilaporkan ke Polsekta Lowokwaru. Diceritakan oleh Khofifah, pencurian tersebut diduga terjadi Sabtu (6/10) malam lalu. Saat itu rumahnya dalam kondisi kosong. Menurut Khofifah, dia dan anak serta menantunya sedang berada di luar kota sejak Jumat (5/10) lalu. “Saya mengunjungi suami di Tuban, sedangkan anak dan menantu saya ke Yogyakarta. Meski tidak bersamaan, tapi kami kami meninggalkan rumah sejak Jumat lalu,” urainya.  Meski rumahnya dalam kondisi kosong, namun seluruh pintu serta jendela di rumah dua laintai miliknya ini sudah terkunci. Bahkan, Khofifah juga tidak merasa khawatir lantaran hampir di setiap jendela sudah dipasangi teralis. Khofifah sendiri mengetahui rumahnya dibobol maling, Minggu (7/10) lalu. Saat itu, Khofifah berniat menjemur pakaian di lantai dua. Namun begitu, saat naik Khofifah curiga melihat pintu kamar anaknya terbuka. Lebih curiga lagi saat melihat kondisi kamar anaknya berantakan. Tidak hanya pakaian dari lemari yang berjatuhan di lantai, ibu satu anak ini juga melihat seluruh isi laci meja rias anaknya juga jatuh dilantai.  Tak pelak, Kholifah urung menjemur dan memilih menelpon suami dan kemudian anaknya. “Yang hilang perhiasan emas, yaitu empat kalung, dua liontin, tiga cincin, satu gelang, total beratnya lebih 50 gram, dan kerugiannya mencapai Rp 35 juta,” pungkasnya. (ira/mar)