Curi HP Teman

BLIMBING – Berdalih butuh uang untuk membeli susu dua anaknya yang masih balita, Taufik Hidayat, 37 tahun tinggal di Jalan Sebuku, Kota Malang nekat mencuri. Pria yang mengaku sebagai kernet di PT Bela-Belo, Jalan LA Sucipto ini Selasa (9/10) sore lalu mencuri satu unit HP Nokia, milik Arif Rudiansyah warga Jalan Tugu Desa/Kecamatan Turen yang tak lain adalah teman kerjanya.
Tapi sayang, bukannya HP yang didapat Taufik justru berurusan dengan anggota reskrim Polsekta Blimbing. Pasalnya, Arif yang mengetahui kejadian pencurian itu memilih menyelesaikan kasus ini sesuai prosedur hukum.
Diperoleh informasi, pencurian tersebut berawal saat Taufik berniat men-charge baterai HP miliknya. Sambil membawa charger, Taufik pun menuju pos Satpam yang ada di tempat kerjanya. Seiring melihat kondisi pos yang sepi, Taufik juga melihat HP yang kondisinya sedang dicharge.
Seketika itu juga bapak dua anak ini memiliki niat untuk  mencuri HP Nokia warna hitam tersebut Selanjutnya Taufik buru-buru keluar dari pos. Tidak hanya itu, untuk menghilangkan jejak, Taufik juga langsung menyimpan HP hasil curiannya itu dalam tas ransel miliknya.
Kasus pencurian ini sendiri terungkap, saat Arif mendatangi pos satpam tempat HP miliknya dicharge. Namun ia terkejut ternyata HP miliknya tidak ada di tempat. Seketika Arif yakin HP miliknya dicuri, terlebih saat dia berusaha menghubungi  HP nya dalam kondisi off.
Arif pun menduga jika pelaku pencurian HP miliknya itu adalah teman kerjanya. Itu karena tidak ada orang lain di areal garasi perusahaan bidang jasa pengiriman barang tersebut selain para karyawan. Itu sebabnya, dengan meminta bantuan petugas keamanan, Arif menggeledah satu persatu tas milik rekan kerjanya, saat para karyawan ini pulang.
Hasilnya, HP berikut charger miliknya pun ditemukan. Kedua benda tersebut ditemukan Arif di dalam tas ransel milik Taufik. Sontak, Arif menuduh Taufik yang mencuri HP tersebut.
Meskipun awalnya mengelak, namun Taufik akhirnya mengakui perbuatannya. Kepada Arif, pria yang sejak empat bulan lalu ditinggal istrinya menjadi TKW tersebut mengaku terpaksa mencuri karena butuh uang untuk membeli susu.
Meskipun merasa iba dengan alasan yang diberikan, tapi faktanya Arif tetap membawa kasus pencurian ini sesuai prosedur hukum. Malam itu juga Taufik diserahkan ke Polsekta Blimbing. “Tersangka kami kenakan pasal 362 KUHP dengan ancaman hukuman lima tahun penjara,’’ tandas Kapolsekta Blimbing AKP Rofiq Ripto Himawan kepada Malang Post kemarin.(ira/eno)