Warga Tegal, Tenggelam di Sendang Biru

SUMAWE – Seorang nelayan, siang kemarin dilaporkan hilang tenggelam di laut lepas Pantai Sedang Biru, Kecamatan Sumbermanjing Wetan. Sujarwo, nelayan 34 tahun ini, hilang tenggelam setelah kapal sekoci ‘Suryani Indah’ yang biasa digunakan mencari ikan, dihantam ombak besar.
Hingga malam kemarin, tubuh warga Desa Margasari, RT06 RW02, Kecamatan MargasariKabupaten Tegal ini, belum ditemukan. Petugas masih melakukan pencarian, dengan menyisir bibir pantai Sendangbiru.
‘’Kalau melihat posisi korban tenggelam, sangat sulit untuk ditemukan. Karena lokasinya sekitar 200 mil dari bibir pantai Sendangbiru. Namun kami tetap akan berusaha melakukan pencarian,’’ ungkap Kasatpolairut Polres Malang, Iptu Slamet Prayitno.
Tenggelamnya Sujarwo, sebenarnya sudah tiga hari lalu. Yakni Minggu (7/10) sekitar pukul 10.00. Saat itu korban bersama tiga ABK (anak buah kapal), yakni Hasbi, 29 tahun warga Desa Konang, Pamekasan – Madura, Muhammad Viktori, 32 tahun serta Rusman, 40 tahun, warga Desa/Kecamatan Margasari – Tegal sedang mencari ikan.
Keempatnya mencari ikan di rumpon (tengah laut) yang jaraknya sekitar 200 mil dari bibir pantai Sendangbiru. Jika ditempuh dengan perahu, perjalanan sekitar selama dua hari semalam. Ketika asyik sedang mencari ikan ini, datang angin dan ombak yang cukup besar.
Bahkan lantaran angin sangat besar, tutup palkah (tempat untuk menyimpan ikan) terbang terbawa angin dan menghantam tubuh Sujarwo yang saat itu sedang berdiri. Karena tidak siap, Sujarwo yang kaget langsung terhentak hingga akhirnya jatuh dan tenggelam ke dalam laut.
Muhammad Viktori yang melihat tubuh temannya terjatuh ke laut, lalu mengikat tubuhnya dengan tali yang kemudian terjun ke laut untuk menolong Sujarwo. Akan tetapi usaha itu sia-sia. Pasalnya karena hempasan angin yang cukup besar dan arus ombak laut yang juga besar, membuat tubuh Sujarwo hilang tenggelam.
Setelah ditunggu sampai beberapa jam, tubuh Sujarwo tidak kunjung muncul ke permukaan air laut, ketiga ABK yang tersisa memutuskan untuk segera berlabuh ke Pantai Sendangbiru – Sumbermanjing Wetan. Sesampainya di Pantai Sendangbiru, Rabu siang kemarin mereka lantas melaporkan kejadian tersebut ke petugas Polairut Polres Malang.
‘’Untuk pencarian selain kami lakukan penyisiran di pesisir pantai, kami juga meminta bantuan para nelayan lain yang mencari ikan di tengah laut. Jika menemukan tubuh korban, untuk bisa diangkat dan dibawa ke tepi pantai,’’ jelas Slamet Prayitno. (agp/avi)