Nyaru Antar CJH, Dua Copet Tertangkap

MALANG– Dua pelaku copet yang beraksi saat pemberangkatan calon jamaah haji (CJH) Kabupaten Malang di Stadion Kanjuruhan Kepanjen, pagi kemarin tak berkutik ketika ditangkap anggota Buser Satreskrim Polres Malang. Mereka diringkus sesaat setelah berhasil mencopet HP merek TOOT milik Fauziah, 33 tahun, pengantar haji asal Jalan Gadang Gg 17B Malang. Kedua copet itu adalah Ropi’i alias Boneng, 36 tahun, warga asal Sampang – Madura, yang selama ini tinggal di Pasar Induk Gadang dan  Muhammad Hosim alias Ambon, 33 tahun, warga asal Jalan Kalianyar, Buring – Kedungkandang yang tinggal di Jalan Gadang Gg 15 Malang.
“Selain mereka, kami mengamankan barang bukti tiga buah HP, satu dompet berisi SIM, STNK dan KTP atas nama Muzekki, 24 tahun, warga Desa Sukosari, Gondanglegi. Dan satu sepeda motor Honda Beat untuk sarana beraksi,” ungkap Kasatreskrim Polres Malang, AKP Decky Hermansyah. Menurut kedua tersangka, sebelum beraksi mencopet, Rabu malam sekitar pukul 23.00 keduanya janjian ketemuan di sekitar Pasar Induk Gadang. Setelah bertemu, dengan berboncengan sepeda motor Honda Beat, N 4733 FX pinjaman mereka lalu berangkat ke tempat tujuan.
Awalnya mereka ke tempat pemberangkatan haji di Desa Ganjaran – Gondanglegi sekitar pukul 02.00. Di lokasi ini, keduanya berhasil mendapatkan satu HP merek TOOT. HP tersebut diambil dari dalam tas Fauziah. “Saya yang bagian mengambil, setelah berhasil lalu saya berikan kepada Ambon,” ujar Ropi’i alias Boneng. Sekitar pukul 07.00, ketika calon jamaah haji semuanya berkumpul di Stadiun Kanjuruhan Kepanjen, keduanya lalu menuju ke Stadion. Di sini keduanya berpencar untuk mencari sasaran. Agar aksinya tidak ketahuan, mereka menyaru sebagai pengantar calon jamaah haji dengan menggunakan pakaian koko.
Namun apes, belum sempat menjalankan aksinya mereka ditangkap petugas Buser Polres Malang yang disebar untuk mengamankan pemberangkatan calon jamaah haji. Kali pertama yang diamankan adalah Boneng, yang kemudian mengembang ke tersangka Ambon. “Kami baru sekali ini mencopet. Sebelumnya sama sekali tidak pernah. HP hasil copetan, sedianya akan kami jual dan uangnya untuk makan-makan. Tetapi belum sempat dapat barang banyak, kami sudah ditangkap,” terang Boneng. (agp/mar)